1,1 Juta Twit Ramaikan Debat Pilpres Keempat 2019

Oleh Agustinus Mario Damar pada 01 Apr 2019, 18:30 WIB
Diperbarui 01 Apr 2019, 18:30 WIB
Kehangatan Jokowi - Prabowo Awali Debat Keempat Pilpres 2019
Perbesar
Capres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi (dua kiri) berpelukan dengan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (dua kanan) saat mengikuti debat keempat Pilpres 2019 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (30/3). (Liputan6.com/JohanTallo)

Liputan6.com, Jakarta - Debat Capres 2019 kembali meramaikan lini masa Twitter. Ramainya topik mengenai hal ini seiring dengan semakin mendekatnya hari Pemilihan Umum pada 17 April 2019.

Dalam keterangan resmi yang diterima Tekno Liputan6.com, Senin (1/4/2019), ada lebih dari 1,1 juta twit terkait debat tersebut.

Adapun puncak percakapan terjadi pada pukul 22.00 hingga 23 WIB. Dari catatan, ada lebih dari 167 ribu twit per menit pada saat itu.

Selama debat, beberapa tagar juga berganti meramaikan linimasa dan percakapan di Twitter. Kicauan itu biasanya berkaitan dengan respon terhadap jawaban kandidat atau twit ringan yang lucu.

Sejumlah pengguna juga memanfaatkan fitur Twitter Poll untuk meramaikan acara tersebut.

Kebanyakan jajak pendapat itu bertanya mengenai kandidat maupun acara debat yang sedang berlangsung.

Pada debat keempat ini, masing-masing calon juga berhasil menarik para pengguna Twitter karena pernyatannya di awal debat. Kondisi itu pun tidak luput dari perbincangan para warganet.

Saat itu, Joko Widodo mengeluarkan pernyataan mengenai Pemerintahan Dilan yang diartikan sebagai Digital Melayani atau Digitalisasi dalam Pelayanan.

Sementara, Prabowo Subianto menyatakan tidak ada masalah mengguna teknologi lamas, asalkan kekayaan dalam negeri tidak keluar negeri.

Meski kicauan selama debat tetap tinggi, jumlah tersebut ternyata tidak sebanyak dua debat sebelumnya. Saat debat perdana ada 1,3 juta twit, sedangkan saat debat kedua ada 1,5 juta twit yang ada di Twitter.

2 dari 3 halaman

Lebih Hemat Baterai, Twitter untuk iOS Dapat Fitur Lights Out

Twitter
Perbesar
Logo Twitter (about.twitter.com)

Terlepas dari kicauan tersebut, Twitter kembali menambah fitur baru untuk layanannya. Kali ini, aplikasi Twitter untuk perangkat iOS mendapatkan penambahan fitur baru bernama Lights Out.

Dilansir Phone Arena, Minggu (31/3/2019), Lights Out merupakan fitur yang banyak diminta oleh para pengguna Twitter.

Pasalnya, fitur baru ini bisa membuat daya baterai smartphone lebih hemat daripada hanya Dark Mode standar.

Setelah sebelumnya menguji fitur tersebut, Twitter akhirnya mengumumkan mode Lights Out baru untuk para pengguna.

Kehadiran fitur ini menghilangkan warna biru yang ada pada Dark Mode standar, dan menggantinya dengan background hitam secara keseluruhan.

Bagi banyak orang, fitur baru ini akan membuat tampilan Dark Mode lebih bagus. Ini juga artinya layar OLED akan mematikan piksel, sehingga menampilkan warna hitam pekat, dan membuat daya baterai lebih hemat.

Untuk mengakses Lights Out, pengguna hanya perlu menuju menu "Display and sound" di dalam Settings. Kemudian aktifkan Dark Mode, lalu pilih "Lights Out".

Fitur Lights Out ini sudah tersedia untuk para pengguna iPhone dan iPad. Jadwal peluncuran untuk perangkat Android belum diumumkan.

3 dari 3 halaman

Fitur Baru Twitter Bakal Permudah Pengguna Ikuti Percakapan

Tampilan aplikasi Twitter Lite
Perbesar
Tampilan aplikasi Twitter Lite (Foto: GSM Arena)

Adapun sebelumnya, Twitter juga sedang menyiapkan fitur baru lain. Menurut pengguna Twitter, Jane Manchun Wong (@wongmjane), Twitter sedang menguji sebuah fitur agar para pengguna bisa mengikuti sebuah percakapan tanpa harus me-like atau merespons twit bersangkutan. Sekadar diketahui, Wong kerap menemukan fitur-fitur yang belum dirilis.

Wong mengatakan, fitur baru Twitter ini bernama "Subscribe to conversation". Jika seorang pengguna mendaftar untuk fitur ini, maka dia akan menerima notifikasi ketika ada balasan baru terhadap percakapan tertentu.

Twitter pun telah merespons temuan Wong tersebut. Menurut tim komunikasi Twitter, fitur baru ini akan membuat layanan tersebut menjadi lebih interaktif.

"Ini merupakan bagian dari pekerjaan kami untuk membuat Twitter lebih 'conversational'," tulis @TwitterComms.

(Dam/Jek)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

Lanjutkan Membaca ↓