Aksi Penipuan Malvertasing Ancam 1 Juta Perangkat Mac

Oleh Yuslianson pada 24 Mar 2019, 11:00 WIB
Diperbarui 24 Mar 2019, 11:14 WIB
Malware Mac OS

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah perusahaan keamanan siber, Confiant, dikabarkan menemukan serangan malvertising (iklan jahat) yang menargetkan para pengguna macOS.

Diketahui, aksi tersebut sudah muncul setidaknya sejak pertengahan Januari 2019, dengan setidaknya 1 juta perangkat macOS terancam keamanannya.

Dalam aksinya, iklan jahat tersebut memikat pengguna untuk meng-update Adobe Flash Player, sebagaimana dilansir blog Confiant via Tom's Guide, Minggu (24/3/2019).

Nyatanya, update yang bernama Shlayer itu hanyalah file downloader buatan hacker untuk membuka "pintu akses" di macOS sehingga rentan terhadap serangan malware.

Untuk menghindari filter malware milik vendor antivirus, Shlayer, menyamarkan dirinya sebagai iklan dan muncul di browser secara normal.

Beberapa waktu kemudian, program itu akan menarik konten berbahaya dari Firebase, penyimpanan data online milik Google yang dirancang untuk pembuat aplikasi seluler.

 

2 of 2

Belum Terdeteksi oleh Antivirus macOS

macOS High Sierra sudah bisa diretas. (Doc: Digital Trends)

Di dalam laporan yang sama, perusahaan juga mengungkap masih belum banyak merek antivirus di macOS yang mampu mengenali singniture malware Shlayer.

Jutaan perangkat macOS yang terpapar belum tentu terinfeksi oleh malware.

Agar aktif, pengguna harus mengklik iklan berbahaya tersebut dari browser, dan kembali klik lagi untuk mengotorisasi update Flash Player sehingga malware menginfeksi.

Sebagai informasi, malvertising adalah proses penipuan dengan cara menyuntikkan dan menyebarkan malware lewat jaringan iklan online resmi yang tampil pada situs-situs ternama.

(Ysl/Isk)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini :

Lanjutkan Membaca ↓