WhatsApp Uji Coba Fitur Browser dan Pencarian Gambar

Oleh Andina Librianty pada 19 Mar 2019, 15:00 WIB
Diperbarui 19 Mar 2019, 15:00 WIB
WhatsApp
Perbesar
Ilustrasi WhatsApp (iStockPhoto)

Liputan6.com, Jakarta - WhatsApp seperti kebanyakan perusahaan lain, kerap menguji berbagai fitur baru sebelum dirilis untuk pengguna global.

Kali ini, perusahaan sedang menguji in-app browser (di dalam aplikasi) dan fitur pencarian gambar.

Dikutip dari GSM Arena, Selasa (19/3/2019), sesuai namanya, in-app browser bisa digunakan untuk membuka laman situs web di dalam aplikasi WhatsApp. Dengan adanya fitur ini, pengguna tidak lagi harus keluar dari WhatsApp untuk membuka link situs web.

Selain itu, in-app browser juga akan memperingatkan pengguna jika akan membuka laman web yang berbahaya. Menurut WABetaInfo, Facebook atau WhatsApp tidak akan bisa mengakss riwayat pencarian pengguna.

Fitur lain yang sedang diuji adalah pencarian gambar, reverse image search.

Pengguna bisa mengunggah gambar yang diterima di kolom chat ke Google, untuk melihat kemungkinan gambar itu sudah muncul di situs web sebelumnya.

Reverse image search di WhatsApp dinilai bisa sangat membantu di negara-negara, seperti India, karena platform tersebut banyak digunakan untuk menyebarkan informasi palsu.

Kedua fitur baru ini dilaporkan muncul di versi baru WhatsApp beta, dan tidak tersedia untuk pengguna. Sejauh ini belum ada informasi mengenai waktu peluncuran kedua fitur tersebut.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Instagram, Facebook, dan WhatsApp Sempat Tumbang di Beberapa Negara

WhatsApp
Perbesar
Ilustrasi WhatsApp (iStockPhoto)

Facebook, Instagram, dan WhatsApp, sempat tumbang di sejumlah negara pada Kamis (14/3/2019). Namun hal ini tidak dialami semua pengguna, dan terjadi dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama.

Menurut situs Down Detector, tumbangnya Facebook dan Instagram berawal dari pukul 01.00 WIB di beberapa negara, mulai Amerika Serikat (AS), beberapa negara di Eropa, Asia, hingga termasuk Indonesia. Negara-negara lain termasuk Paraguay, India, Bangladesh, Argentina, dan Brasil, juga mengalaminya.

Facebook selaku pemilik semua layanan, mengakui ketiganya memang tidak bisa diakses. Mereka pun menyampaikan pengumuman dan permintaan maaf lewat Twitter, dan berjanji segera menuntaskan masalah tersebut.

(Din/Jek)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓