Milenial Harus Melek Internet dan Memerangi Hoaks

Oleh Iskandar pada 17 Mar 2019, 14:00 WIB
Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah bersama Donny B.U., Tenaga Ahli Menkominfo Bidang Literasi Digital dan juga Pegiat Literasi Digital SiberKreasi/ICT Watch. Dok: ICT Watch

Liputan6.com, Magelang - Ketua Majelis Pembimbing Kwartir Daerah (Kamabida) Gerakan Pramuka Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, meminta generasi milenial melek internet, memanfaatkan media sosial secara positif, dan memerangi hoaks.

Hal tersebut disampaikan Ganjar di hadapan sekitar 350 pramuka Penggalang dan Pandega dalam acara Raimuna Wilayah, di Pendopo Kwarcab Magelang, baru-baru ini.

"Pramuka perlu memahami penggunaan internet dan lantas turun ke desa, membantu masyarakat agar lebih berdaya,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah tersebut melalui keterangan resminya, Minggu (17/3/2019).

Dalam kesempatan itu, ia turut mengapresiasi pelatihan dan rencana kerjasama lebih lanjut antara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dan Gerakan Nasional Literasi Digital SiberKreasi dengan Kwarda Pramuka Jawa Tengah untuk pengembangan materi pelatihan Syarat Kecakapan Khusus (SKK) Bijak Media Sosial dan SKK Pembicara Literasi Digital pada krida tersebut.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi khusus Saka Milenial dengan narasumber Sukma Wahyu Wardono (Andalah Daerah Kwarda Jawa Tengah bidang Komunikasi Strategis) dan Donny B.U. (Tenaga Ahli Menkominfo bidang Literasi Digital dan juga Pegiat Literasi Digital SiberKreasi/ICT Watch) tentang peran generasi milenial menggunakan teknologi digital secara positif, kreatif, dan produktif.

 

2 of 2

SiberKreasi dan Antisipasi Hoaks

Donny B.U. (Tenaga Ahli Menkominfo bidang Literasi Digital dan juga Pegiat Literasi Digital SiberKreasi/ICT Watch
Donny B.U., Tenaga Ahli Menkominfo Bidang Literasi Digital dan juga Pegiat Literasi Digital SiberKreasi/ICT Watch. Dok: ICT Watch

Turut dijelaskan pula tentang SiberKreasi dan kiprahnya di masyarakat, oleh Adya Nisita (Manajer Riset SiberKreasi) dan sekaligus memperkenalkan materi edukasi tentang antisipasi hoaks.

Andri Johandri (Pegiat Saka Milenial) pun memperkenalkan situs sakamilenial.scouts.id untuk informasi lebih lanjut tentang Saka Milenial.

Sebelumnya, sejumlah narasumber tersebut bersama dengan perwakilan Dinas Kominfo Jawa Tengah, M Agung Hikmati (Kabid e-Government Diskominfo Provinsi Jawa Tengah), melakukan pertemuan pendahuluan terkait sinergi dan kolaborasi pengembangan Saka Milenial.

Salah satu rencana konkritnya adalah pelibatan jejaring SiberKreasi untuk bersama menyusun semacam buku panduan bagi SKK Bijak Media Sosial dan SKK Pembicara Literasi Digital.

(Isk/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

 

Lanjutkan Membaca ↓