Ini Tombol 'Shortcut' yang Cuma Dimiliki Grab Si Startup Decacorn

Oleh stella maris pada 16 Mar 2019, 15:20 WIB
Grab

Liputan6.com, Jakarta Kemajuan teknologi semakin memudahkan setiap orang yang melek teknologi untuk beraktivitas. Grab misalnya. Startup decacorn ini memiliki tombol 'shortcut' yang makin memudahkanmu dalam bertransportasi.

Cara penggunaannya sangat gampang. Kamu cukup menambahkan tujuan yang biasa kamu tuju, seperti rumah, kantor, lokasi gym, atau kafe langganan, ke dalam Alamat Tersimpan (Saved Place).

Lalu tekan Tambahkan Rumah (Add Home) atau Tambahkan Kantor (Add Work). Masukkan alamat rumah atau kantor, tekan tombol Simpan Alamat (Save Address). Setelah selesai, alamat tersebut akan muncul sebagai tombol cepat, setiap kali kamu memesan perjalanan.

So, enggak perlu lagi mengetik atau mencari lokasi tujuan di history perjalananmu. Oh ya, kamu bisa menyimpan sebanyak alamat yang diinginkan.

Semudah itu dan sesederhana itu Grab sebagai startup decacorn di Asia Tenggara ini menghadirkan aplikasi yang bisa digunakan dengan mudah. Tapi kira-kira, apa sih decacorn, sudah tau?

Jadi, decacorn merupakan istilah untuk perusahaan rintisan atau startup yang memiliki valuasi sebesar USD10 miliar atau setara dengan Rp140 triliun.

Dengan kata lain, Grab memiliki nilai perusahaan sebesar Rp140 triliun. Nah kalau ada investor yang mau investasi di startup decacorn, minimal wajib memiliki dana sebesar Rp140 riliun.

Hingga saat ini, Grab melayani jasa atau layanan transportasi online di delapan negara. Selain Indonesia, Grab ada di Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Kamboja, Myanmar, dan Vietnam.

Grab kini menjadi everyday superapp karena memberikan layanan untuk kebutuhan harian para penggunanya. Bukan hanya jasa transportasi online (Grab Bike, Grab Car, Grab Taxi, GrabRent) saja. Grab juga memiliki banyak layanan, seperti Grab Express, GrabFood, GrabFresh.

Grab saat ini beroperasi di 222 kota di seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Sejalan dengan ekspansinya, Grab saat ini juga memimpin pasar ride-hailing di Indonesia dengan 60 persen pangsa pasar di segmen kendaraan roda dua dan 70 persen pangsa pasar di segmen kendaraan roda empat.

 

 

(Adv)