Kian Populer, Apex Legends Siap Dipertandingkan untuk Esports

Oleh Agustinus Mario Damar pada 12 Mar 2019, 14:00 WIB
Apex Legends

Liputan6.com, Jakarta - Kepopuleran Apex Legends harus diakui tengah meroket. Berdasarkan laporan terakhir, sudah ada 50 juta pemain yang mendaftar gim ini di bulan pertama kehadirannya.

Menyusul kepopulerannya, dikutip dari The Verge, Selasa (12/3/2019), gim ini dilaporkan siap menjangkau ranah esports. Alasannya, sejumlah tim esports dilaporkan sudah membentuk tim Apex Legends.

Beberapa tim diketahui sudah membentuk tim Apex Legends adalah TSM, 100 Thieves, Gen.G, dan NRG. Hal lain yang mengagetkan adalah ada divisi dari Team Liquid yang beralih dari Call of Duty ke Apex Legends.

Keputusan untuk pindah ke Apex Legends, menurut Team Liquid, disebakan tidak adanya kompetisi Call of Duty: Blackout yang digelar.

Perlu diketahui, kebanyakan tim yang beralih ke Apex Legends memang berasal dari gim lain.

Sekadar informasi, Respawn selaku pengembang Apex Legends memang pernah mengungkapkan rencananya untuk mendukung gim ini sebagai esports. Kendati demikian, tidak banyak informasi detail terkait hal tersebut.

Meski belum detail, pertumbuhan Apex Legends sebagai gim yang masuk dalam kategori esports memang tidak dapat lepas dari peran pengembang dan kompetisi yang digelar.

Alasannya seperti Fortnite, gim ini sebelumnya tidak memiliki pemain profesional, tapi dengan adanya kompetisi resmi, pemain pro untuk gim ini mulai bermunculan.

2 of 3

Dalam Sebulan, Apex Legends Kantongi 50 Juta Pemain

Apex
Apex Legends. (Foto: Ist)

Apex Legends harus diakui tengan menjadi salah satu gim yang menjadi sorotan pada tahun ini. Bagaimana tidak, dalam sebulan setelah perilisanya, gim battle royale ini sudah mengantongi 50 juta pemain!

Informasi ini, seperti dikutip Ubergizmo pada Rabu (6/3/2019), disampaikan akun Twitter resmi Apex Legend.

"Kami sangat terkesima dengan dukungan kalian dan tidak sabar ingin memperlihatkan apa yang kami persiapkan berikutnya," ujar Respawn Entertainment selaku pengembang Apex Legends.

Seperti diketahui, Apex Legends resmi diluncurkan EA pada 4 Februari 2019 untuk PlayStation 4, Xbox One, dan PC.

Jika momentum ini terus bertahan, bisa jadi Apex Legends akan menjadi rival Fortnite.

Gim yang dikembangkan oleh Respawn Entertainment tersebut juga menjadi populer di kalangan streamer Twitch yang paling banyak ditonton.

Setelah sukses dengan seri Titanfall, memang tampaknya Respawn Entertainment peruntungan beradu ke gim battle royale yang sedang naik daun belakangan ini.

CEO Respawn Entertainment, Vince Zampella mengatakan bahwa pencapaian ini benar-benar luar biasa.

"Kami telah melakukan serangkaian uji coba, perdebatan, dan akhirnya sampai pada titik di mana kami merasakan magic. Kami tahu akan berisiko mengambil franchise ke arah ini, gim free-to-play. Tapi kami jatuh cinta dengan Apex Legends dan ingin orang lain untuk memainkannya juga," kata Zampella.

Pencapaian ini pun merupakan kabar bagus bagi EA, karena penjualan mereka dari gim Battlefield V sebelumnya yang di luar ekspektasi.

Sekadar diketahui, awal pekan ini, sahamnya merosot karena kehilangan target pendapat untuk kuartal tersebut.

3 of 3

Apex Legends Bakal Sambangi Android dan iOS

Apex Legends
Apex Legends. (Doc: Digital Trends)

Seiring popularitasnya, gim ini rencananya juga akan dirilis untuk perangkat mobile.

Dilansir Phone Arena, Rabu (13/2/2019), Electronics Arts (EA) selaku publisher Apex Legendsedang berusaha agar bisa menghadirkan gim tersebut untuk perangkat Android dan iOS.

Saat ini, gim battle royale tersebut hanya tersedia secara gratis untuk PC, PlayStation 4 dan Xbox One.

"Kami sedang berusaha agar gim ini bisa hadir di mobile dan cross-play, dan saya juga memperkirakan gim ini akan memiliki nilai yang luar biasa di Asia, dan kami sedang membicarakan tentang hal itu," ungkap CEO EA Games, Andrew Wilson.

Kehadiran Apex Legends di perangkat mobile akan membuat persaingannya dengan Fornite dan PUBG semakin sengit.

Gim yang dikembangkan oleh Respawn Entertainment ini sukses menarik perhatian para pencinta gim, bahkan berhasil memiliki 10 juta pemain hanya dalam waktu 72 jam.

EA merilis Apex Legends pada 4 Februari 2019. Sejauh ini, gim tersebut menerima reaksi positif. Delapan jam setelah dirilis, gim tersebut memiliki lebih dari satu juta pemain unik, dan mencapai 2,5 juta dalam waktu 24 jam.

(Dam/Jek)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

Lanjutkan Membaca ↓