Trip Planner, Fitur Terbaik yang Memberi Rekomendasi Transportasi

Oleh stella maris pada 03 Mar 2019, 15:36 WIB
Grab

Liputan6.com, Jakarta Jakarta menjadi salah satu kota di Indonesia yang diburu untuk mengadu nasib oleh para pendatang. Biasanya para pendatang yang bekerja di Ibu Kota, masih kurang memahami kondisi Jakarta dan sekitarnya.

Bahkan untuk sampai dari satu tempat ke tempat lain, butuh informasi akurat dari orang lain. Paling tidak kamu harus melihat peta atau mencari informasi via internet. Namun ada solusi lain.

Kamu bisa mengandalkan aplikasi Grab untuk merencanakan perjalanan dengan transportasi umum. Dalam aplikasi Grab ada fitur yang namanya Rute atau Trip Planner.

Dengan fitur Trip Planner ini, kamu diberikan rekomendasi seluruh transportasi umum dalam kota (Jabodetabek). Naik bus, kereta, atau pesan Grab. Semua pilihan transportasi bisa dipilih sesuai keinginan dan cara terbaikmu, untuk sampai ke tujuan.

Kelebihan fitur ini, pastinya kamu mendapat jadwal dan waktu kedatangan transportasi yang tepat. Juga ada peringatan yang selalu diperbaharui. Misalnya peringatan tentang adanya keterlambatan atau gangguan pada moda transportasi.

Cara menggunakan fitur ini cukup mudah. Setelah membuka aplikasi Grab, pilih Trip Planner, lalu masukkan tujuan lokasi dan tujuanmu.

Nanti akan muncul kombinasi transportasi umum yang tersedia, lengkap dengan jarak tempuh ke lokasi tujuanmu. Tahap akhir, kamu tinggal pilih rute yang direkomendasikan tersebut, mau naik transportasi umum konvensional atau Grab.

Grab
Cara menggunakan fitur Rute atau Trip Planner di aplikasi Grab.

Dengan adanya fitur Trip Planner ini, Grab membuktikan bahwa kebutuhan masyarakat Indonesia pada khususnya bukan hanya mendapatkan tumpangan. Grab mencoba memahami arus mobilitas tinggi para pekerja di Indonesia yang butuh solusi akselerasi.

Untuk diketahui, saat ini Grab sebagai everyday Super App menjadi startup decacorn pertama di Asia Tenggara. Decarorn merupakan istilah untuk perusahaan rintisan atau startup yang bernilai USD10 miliar. Kalau dirupiahkan, nilai valuasinya mencapai Rp140 triliun.

Pencapaian ini merupakan usaha atau kerja keras sejak Grab diluncurkan pada 2012. Bahkan hingga saat ini, Grab sudah tersebar di delapan negara, seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Kamboja, Myanmar, dan Vietnam.

Di Indonesia, Grab beroperasi di 222 kota dari Sabang sampai Merauke. Grab juga terus berinovasi memberikan layanan untuk kebutuhan harian para penggunanya.

Bukan hanya jasa transportasi online (Grab Bike, Grab Car, Grab Taxi, GrabRent) saja. Grab juga memiliki banyak layanan, seperti Grab Express, GrabFood, GrabFresh.

 

 

(Adv)