Siap Bantu Pertumbuhan Ekonomi, Dompet Digital DANA Resmi Dirilis

Oleh Agustin Setyo Wardani pada 05 Des 2018, 18:30 WIB
DANA

Liputan6.com, Jakarta - Setelah soft launching pada Maret lalu, dompet digital DANA akhirnya resmi dirilis. Kini, pengguna bisa mengunduh aplikasi DANA di toko aplikasi Google Play Store dan App Store.

Sekadar informasi, DANA adalah dompet digital berkonsep open platform yang hadir dengan teknologi kelas dunia dan tingkat keamanan tinggi.

Dengan kehadirannya, diharapkan platform ini bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi dan inklusi finanansial di Indonesia.

Pasalnya, DANA bisa dipakai di manapun dengan mudah, cepat, dan transaksi nontunai dan nonkartu yang aman.

Dompet digital DANA besutan Indonesia dirancang untuk dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia dari berbagai latar belakang sosial, budaya, ekomomi, hingga dunia usaha baik online maupun offline dan berbagai skala. Baik skala mikro, menengah, dan atas.

CEO DANA Vince Iswara mengatakan, DANA memahami, kunci keberhasilan Indonesia 4.0 adalah tingkat inklusi teknologi digital.

"Dengan demikian, kreativitas, inovasi, efisiensi, produktivitasnya bisa dimanfaatkan secara optimal dan dapat terselenggara dengan tingkat keamanan yang tinggi," katanya saat peluncuran DANA di Jakarta, Rabu (5/12/2018).

 

2 of 5

Meningkatkan Inklusi Finansial

DANA, Pengganti Dompet Konvensional Menjadi Digital Dompet
Seorang wanita menunjukkan layanan DANA di Jakarta, Rabu(21/3). DANA, Dompet Digital Indonesia merupakan sebuah layanan dari perusahaan rintisan (start up) di bidang teknologi finansial. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Vince melanjutkan, dengan teknologi digital, Indonesia bisa meningkatkan inklusi finansial karena hambatan geografis bisa tereliminasi dengan kemampuan digital. Sehingga semua orang bisa bertransaksi dengan mudah lewat DANA.

"Indonesia 4.0 akan berhasil jika pemanfaatan teknologi digital tak hanya meningkatkan pertumbuhan bisnis tetapi juga di suburban dan desa-desa," tuturnya.

Dia menambahkan, "dompet digital DANA dirancang untuk memiliki kapabilitas yang dapat dimanfaatkan untuk memberdayakan ekosistem ekonomi digital dan digunakan oleh berbagai kalangan tanpa memandang kelas sosial, ekonomi, dan usia."

Dengan open platform yang diterapkan, DANA bisa jadi opsi pembayaran platform di gerai lain tanpa mengurangi kemampuan fitur-fiturnya.

Sehingga, dengan memakai infrastruktur DANA, pengusaha UMKM dan startup dapat fokus mengembangkan produknya.

 

3 of 5

3 Hal yang Ditonjolkan

Dompet Digital DANA Bakal Terintegrasi dengan Dukcapil
Dirjen Dukcapil, Zudan Arif Fakrulloh (kedua kiri) berbincang dengan Direktur PT. Emtek Yuslinda Nasution (kedua kanan) disaksikan Komisaris Utama PT Emtek Eddy Sariaatmadja dan Mendagri Tjahyo Kumolo di Jakarta, Jumat (13/7). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Vince mengungkap, di DANA, ada tiga hal yang ditonjolkan yakni sederhana, aman, dan cerdas.

"Simple dalam artian sangat mudah dipakai dan user friendly. Sementara terkait keamanan, kami menerapkan security dan authentication sehingga kalau ada yang hilang saat transaksi, akan diganti 100 persen," katanya.

"Sementara bicara kecerdasan, DANA mampu menghadirkan user experience yang lebih baik. Jika platform serupa lainnya memerlukan pin atau tanda tangan atau one time password (OTP) saat masuk, DANA tidak. Sehingga transaksinya sangat mudah," tambah Vincent.

4 of 5

Pembayaran di Kasir 3 Kali Lebih Cepat

DANA, Pengganti Dompet Konvensional Menjadi Digital Dompet
CEO Dana, Vincent Iswara foto bersama usai memberi penjelasan tentang DANA Jakarta, Rabu(21/3). DANA, Dompet Digital Indonesia merupakan sebuah layanan dari perusahaan rintisan (start up) di bidang teknologi finansial. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

DANA mengklaim mampu menghadirkan layanan pembayaran di kasir tiga kali lebih cepat. Misalnya, pada gelaran 11.11 lalu, DANA mampu mendukung terealisasinya puluhan ribu transaksi di gerai rekanan.

Hal inipun mampu memangkas waktu antrean pembeli secara signifikan. 11.11 sendiri merupakan bagian dari sosialisasi DANA dalam rangka mengajak masyarakat melakukan transaksi nontunai dan membantu pelaku bisnis konvensional untuk go-digital.

"Sebagai penyedia infratruktur pembayaran digital, DANA mempunyai passion untuk memberdayakan semua pelaku tradisional, digital, offline, online, dalam berbagai skala. Dengan begitu semua orang bisa bertransaksi dengan mudah dan cepat," tandas Vincent.

Dia bahkan optimistis, kehadiran DANA bakal membantu mewujudkan target pemerintah mencapai inklusi keuangan Indonesia 75 persen di tahun 2019.

"Indonesia bisa ada di jajaran 10 negara dengan perekonomian terkuat di dunia pada 2030," sebutnya dengan percaya diri.

5 of 5

Teknologi DANA

DANA, Pengganti Dompet Konvensional Menjadi Digital Dompet
CEO Dana, Vincent Iswara memberi penjelasan tentang DANA di Jakarta, Rabu(21/3). Layanan ini membuat masyarakat Indonesia berdaya saing dengan kemampuan transaksi nontunai yang transparan, aman, dan efisien. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Untuk menjangkau semua jenis usaha, DANA harus mampu mengakomodasi berbagai jenis layanan dan transaksi. Karenanya, untuk transaksi di gerai konvensional pengguna DANA bisa memanfaatkan kode QR yang tersedia di aplikasi.

"Teknologi kode QR di aplikasi DANA merupakan kode QR pertama di Indonesia yang menggunakan pendekatan user present QR dan telah mendapat persetujuan BI," katanya.

Melalui pendekatan user present QR, pengguna bisa saling memindai kode QR untuk mengirim uang di DANA. Caranya dengan memindai kode QR yang ada di layar ponsel atau mesin pemindai QR yang tersedia.

"Inovasi ini didesain untuk mengantisipasi celah-celah kerentanan terhadap potensi kejahatan pembayaran oleh oknum tak bertanggung jawab, jika pemindaian dilakukan oleh pembeli terhadap kode QR milik penjual," tutur Vince.

Dengan keamanan yang tinggi, Vince yakin, masyarakat bakal lebih percaya saat melakukan pembayaran nontunai dan nonkartu milik DANA.

(Tin/Jek)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by