Spesifikasi Kacamata Pintar Google Anyar Terungkap di Geekbench

Oleh Agustinus Mario Damar pada 28 Nov 2018, 11:00 WIB
Diperbarui 28 Nov 2018, 11:00 WIB
Google Glass
Perbesar
Tampilan Google Glass terbaru yang kini ditujukan untuk kebutuhan korporasi (sumber : X company)

Liputan6.com, Jakarta - Google Glass harus diakui merupakan salah satu produk gagal besutan Google. Sempat digadang-gadang bakal menuai sukses di pasaran, perangkat ini ternyata mendapat respon negatif.

Akhirnya pada 2015, Google mengumumkan mengakhiri pengembangan kacamata pintar ini.

Namun, nyatanya Google tidak benar-benar menghentikan seluruh prosesnya. Sebab tahun lalu dirilis versi terbarunya, yakni Google Glass Enterprise Edition.

Kini, varian terbaru Google Glass juga dipastikan akan muncul. Hal itu diketahui dari informasi yang berada di badan sertifikasi komunikasi Amerika Serikat, FCC, beberapa waktu lalu.

Seperti dikutip dari Phone Arena, Rabu (28/11/2018), keberadaan perangkat ini juga sudah muncul di laman Geekbench. Karenanya, spesifikasi perangkat ini juga sudah dapat diketahui.

Model terbaru ini masih mengusung nama Google Glass Enterprise Editon. Namun, belum diketahui apakah nama tersebut akan digunakan atau nanti Google akan menjualnya dengan nama berbeda.

Untuk spesifikasi, kacamata pintar Google ini didukung oleh Snapdragon 710, RAM 3GB, dan menjalankan Android 8.1 Oreo.

Ada kemungkinan perangkat ini akan dijual mulai tahun depan dan diprediksi dibanderol dengan harga lebih mahal dari pendahulunya.

2 dari 2 halaman

Sekilas Google Glass Enterprise Editon

Perselingkuhan Bos jadi Biang Keladi Gagalnya Google Glass?
Perbesar
Menurut hasil penulusuran jurnalis New York Times Nick Bilton, Sergey Brin adalah orang yang bertanggung jawab atas gagalnya Glass.

Sekadar informasi, Alphabet--perusahaan induk Google--melalui divisi penelitian X, telah memperkenalkan Google Glass generasi kedua pada tahun lalu. 

Memiliki tampilan serupa generasi pertama, dalam versi terbaru ini Google Glass hadir untuk kebutuhan yang lebih spesifik dan khusus.

Perangkat yang diberi nama Glass Enterprise Edition ini kini ditujukan untuk kebutuhan korporasi.

Glass Enterprise Edition ini hanya tersedia di Glass Partners, perusahaan khusus yang akan mengembangkan Glass sesuai kebutuhan klien.

Mengingat perangkat ini dapat dikustomisasi, harga dari perangkat pun tak dapat ditentukan. Menurut perusahaan, harga dari tiap unit berbeda tergantung dari kustomisasi software, dukungan pelanggan, dan pelatihan yang dibutuhkan.

Glass model terbaru ini kini juga dibekali dengan peningkatan yang lebih baik dari sisi spesifikasi. Daya tahan baterai, bobot yang lebih ringan, dan prosesor yang lebih cepat merupakan beberapa pembaruan yang dibenamkan perusahaan.

Tak hanya itu, perangkat ini dilengkapi dengan kamera 8MP, termasuk lampu yang dapat digunakan saat merekam, termasuk koneksi nirkabel yang lebih aman. Glass anyar ini juga dapat menggunakan lens prescription.

Lantas, seperti apa penggunaan Google Glass anyar ini nantinya? Perusahaan menyebut perangkat ini dapat digunakan profesional dalam beberapa bidang, termasuk kesehatan, manufaktur, logistik, dan petugas lapangan.

(Dam/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

Lanjutkan Membaca ↓