Gara-Gara Tes Rutin, Facebook Sempat Tumbang di AS

Oleh Agustin Setyo Wardani pada 13 Nov 2018, 10:30 WIB
Facebook

Liputan6.com, Jakarta - Pada Senin, 12 November 2018, banyak pengguna Facebook di Amerika Serikat (AS) mengeluhkan media sosial itu tak bisa diakses.

Media sosial paling populer di dunia itu down pada Senin pagi waktu setempat.

Laman Facebook pun menunjukkan pesan, "Maaf, ada sesuatu yang salah. Kami tengah mengerjakannya dan akan memperbaikinya secepat mungkin."

Tak bisa diaksesnya layanan Facebook terjadi saat pengguna membuka situs web. Selain itu, aplikasi Facebook Messenger bahkan tak bisa dibuka.

Platform lainnya milik Facebook, yakni Instagram dan WhatsApp pun sempat mengalami error di sebagian pengguna.

Setelah tak bisa diakses sekitar satu setengah jam, Facebook kembali bisa diakses pada Senin siang, pukul 13.30 waktu setempat.

Facebook menjelaskan masalah yang dihadapi sehingga membuat media sosial tersebut tak bisa diakses oleh banyak pengguna.

Dalam keterangan Facebook kepada USA Today yang Tekno Liputan6.com, Selasa (13/11/2018), pihak Facebook menyebut, tak bisa diaksesnya layanan karena akibat dari tes rutin.

"Dini hari, sebuah tes rutin membuat pengguna kesulitan mengakses atau mengunggah ke semua layanan Facebook, termasuk WhatsApp dan Instagram. Kami secepatnya menginvestigasi dan mengembalikan akses ke semua pengguna. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya," kata seorang juru bicara Facebook.

Perusahaan tak menjelaskan lebih lanjut saat ditanya apakah tes tersebut direncanakan, atau Facebook down merupakan dampak dari tes rutin yang dilakukan.

2 of 3

Sempat Jadi Trending Topic di Twitter

Facebook
Ilustrasi Facebook (Foto: New Mobility)

Facebook down (#FacebookDown) sempat menjadi trending topic di linimasa Twitter dunia. Cukup banyak pengguna yang mencuitkan bahwa Facebook down.

Bisa dibilang, banyak sekali pengguna yang terdampak tak bisa diaksesnya Facebook.

3 of 3

Sempat Bermasalah dengan Bug

Facebook
(ilustrasi/guim.co.uk)

Terlepas dari masalah Facebook down, sebelumnya Facebook gagal menghapus sejumlah unggahan berbau terorisme gara-gara ada sebuah bug di sistemnya.

Hal ini diakui oleh Facebook, sebagaimana dikutip Tekno Liputan6.com dari Telegraph, Senin (12/11/2018).

Jejaring sosial raksasa itu memang tengah ditekan oleh berbagai pihak untuk mengeliminasi konten-konten berbau terorisme dari platform-nya.

Alih-alih demikian, Facebook menyalahkan adanya kesalahan teknis sehingga butuh waktu lebih lama untuk men-take down unggahan berbau terorisme.

Misalnya saja, sejumlah unggahan butuh waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan sebelum terhapus.

Gara-gara bug itu, kemampuan Facebook untuk mengawasi konten negatif di platform-nya makin dipertanyakan. Apalagi, Facebook kabarnya telah berinvestasi lebih untuk menerapkan tool yang bisa menghapus gambar terkait terorisme secara otomatis.

(Tin/Jek)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓