Go-Jek Akan Mengaspal di Thailand dengan Nama GET

Oleh Agustin Setyo Wardani pada 29 Agu 2018, 13:30 WIB
Diperbarui 31 Agu 2018, 13:13 WIB
Go-Jek akan mengaspal di Thailand dengan nama GET

Liputan6.com, Jakarta - Go-Jek mulai ekspansi ke luar negeri. Sebelumnya, layanan ojek online Go-Jek sudah hadir di Vietnam pada awal Agustus dengan nama Go-Viet.

Terbaru, Go-Jek bakal mengaspal di Thailand bekerja sama dengan startup ride-hailing lokal bernama GET.

Mengutip laman Techsauce, Rabu (29/8/2018), ada hal menarik sekaligus tantangan Go-Jek untuk mengaspal di Thailand. Di negara Gajah Putih ini, 70 persen warganya menggunakan smartphone namun hanya 3,6 persen yang memakai layanan ojek dan taksi online.

Lantaran masih ada 96,4 persen pasar tak terjamah di Thailand, GET dan Go-Jek mulai masuk dan mencoba mengerti sifat serta kebiasaan pengguna smartphone di sana.

Co-Founder dan CEO GET Pinya Nittayakasetwat mengatakan, tantangan utama bisnis ride-hailing baik lokal maupun luar negeri masuk ke Thailand lantaran ekosistem dan hukum yang belum mendukung bisnis tansportasi on-demand.

Seperti di Indonesia pada awalnya, Pinya mengatakan, ada banyak tekanan dan penyedia transportasi tradisional. Hal ini pun menghalangi pengguna untuk memakai layanan baru karena faktor takut.

"Makanya butuh lebih dari satu pemain di bisnis transportasi online agar dampaknya bisa lebih luas," kata Pinya.

Dia menyebut, kemacetan di Bangkok sudah jadi rahasia umum. Bahkan, sebuah penelitian menyebut, tiap tahunnya orang Bangkok menghabiskan rata-rata satu bulan tiga hari berada di jalanan karena macet yang luar biasa.

Untuk itulah GET mencoba menambah variasi transportasi yang memudahkan orang Bangkok.

2 of 3

Tiga Faktor Pendongkrak Bisnis Transporasi Online

GO-JEK Gelar Pasar Malam Untuk Mengapresiasi Mitra Berprestasi dan Keluarga
CEO GO-JEK Nadiem Makarim berswafoto bersama mitra GO-JEK saat menghadiri Pasar Malam di GO- FOOD Festival di GBK, Jakarta (11/5). Acara ini digelar sebagai bentuk apresiasi kepada mitra GO-JEK yang berprestasi. (Liputan6.com/Fery Pradolo)

Pinya pun mengungkap, ada tiga faktor yang bisa mendongkrak bisnis transportasi online di Thailand. Antara lain adalah teknologi kelas dunia yang dihadirkan, pendanaan, dan budaya perusahaan yang memahami pengguna lokal.

"Ketiga faktor ini membuat kami berkolaborasi dengan Go-Jek asal Indonesia yang kini jadi nomor satu di Asia Tenggara. Go-Jek punya lebih dari 20 layanan dan 98 juta kali unduhan," tuturnya.

Dengan pemahaman dari Go-Jek akan pentingnya budaya lokal, Go-Jek siap masuk ke Thailand bekerja sama dengan perusahaan lokal seperti GET.

3 of 3

Gandeng Ojek Pangkalan

Logo Go-Jek di Kantor Go-Jek di Kemang, Jakarta. Liputan6.com/Mochamad Wahyu Hidayat
Logo Go-Jek di Kantor Go-Jek di Kemang, Jakarta. Liputan6.com/Mochamad Wahyu Hidayat

GET juga mengikuti langkah Go-Jek di Indonesia, yakni dengan menggandeng mitra lokal seperti tukang ojek pangkalan Bangkok dan memberikan dukungan untuk mereka.

GET, kata Pinya, akan memberikan fasilitas kepada tukang ojek pangkalan di sana untuk bisa memasuki era teknologi.

Dengan demikian, para tukang ojek bisa mendapatkan lebih banyak penghasilan dan kesejahteraannya lebih terjamin.

(Tin/Isk)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓