Performa Prima Jadi Senjata Utama Pocophone F1 di Indonesia

Oleh Andina Librianty pada 27 Agu 2018, 18:30 WIB
Diperbarui 29 Agu 2018, 18:13 WIB
Pocophone F1

Liputan6.com, Jakarta - Sub-brand Xiaomi, Poco, beberapa waktu lalu telah merilis smartphone pertamanya yaitu Poco atau Pocophone F1.

Performa diklaim sebagai keunggulan smartphone ini, yang dijamin akan membuat konsumen jatuh hati.

"Kenapa performa? karena segala yang kamu lakukan pada smartphone, seperti bermain gim, menonton video, memotret, saling mengirim gambar, membutuhkan performa yang baik. Jika tidak ada perfoma, tidak ada kecepatan, ada lag, space tidak cukup untuk memasang aplikasi, maka itu akan menjadi masalah terbesar bagi smartphone," ungkap Head of Poco Global, Alvin Tse, dalam sesi wawancara dengan sejumlah media di Jakarta.

Menurutnya, Poco memprioritaskan performa smartphone melebihi apa pun. Hasilnya juga dinilai luar biasa, karena ketika melakukan satu aspek dengan baik, maka bisa mencapai yang terbaik dalam hal performa.

Di saat yang sama, strategi ini bisa menghasilkan harga jual baik dengan tidak menggunakan berbagai hal yang tak dibutuhkan pengguna.

Selain itu, menghasilkan keuntungan sebesar-besarnya dari penjualan produk bukan ambisi utama Poco.

Sebaliknya, perusahaan ingin menghadirkan produk bagus dengan inovasi baru dan terbaik, yang benar-benar dibutuhkan oleh banyak orang.

Poco, kata Alvin, tak akan menghadirkan teknologi yang dinilai tidak digunakan atau benar-benar dibutuhkan oleh pengguna, termasuk memutuskan tidak menggunakan material mahal agar bisa membuat harganya tetap terjangkau.

* Update Terkini Jadwal Asian Games 2018, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Asian Games 2018 dengan lihat di Sini

2 of 3

Kontruksi Pocophone F1

Peluncuran Pocophone F1. Liputan6.com/Agustin Setyo W
Peluncuran Pocophone F1. Liputan6.com/Agustin Setyo W

Pocophone F1 dilaporkan memanfaatkan konstruksi perangkat berbahan plastik, serta juga tidak menyertakan lapisan oleophobic, sehingga bagian belakangnya mudah berbekas saat dipegang.

Pihak Xiaomi India beberapa waktu lalu mengatakan alasan memilih desain hardware tersebut karena merasa konsumen tidak benar-benar membutuhkan bodi kaca secara keseluruhan, yang pada dasarnya rapuh dan tetap perlu dilindungi dengan casing.

"Jadi kami bisa mendapatkan harga yang bagus (dengan fokus pada performa), dan ini sekaligus sesuai dengan filosofi Xiaomi yaitu membatasi margin laba bersih hardware tidak lebih dari 5 persen, jadi Poco sebagai sub-brand mengikuti filosofi yang sama," tutur Alvin.

Alvin menyebut Pocophone F1 sebagai paket lengkap, karena hadir dengan spesifikasi flagship, tetapi dijual dengan harga terjangkau.

Smartphone ini dirilis di India dengan harga 20.999 Rupee atau berkisar Rp 4,3 juta untuk versi standar RAM/memori internal 6GB/64GB.

Kemudian 23.999 Rupee atau berkisar Rp 5 jutaan untuk 6GBB/128GB dan 28.999 Rupee atau Rp 6 jutaan untuk varian 8GB/256GB.

Harga tersebut menjadikan Pocophone F1 sebagai flagship smartphone dengan prosesor Snapdragon 845 paling terjangkau. Snapdragon 845 merupakan prosesor yang digunakan pada smartphone premium, salah satunya Galaxy Note 9.

Alvin menggambarkan Poco sebagai perpanjangan tangan Xiaomi agar lebih banyak orang dapat menikmati teknologi terbaik dan berguna, tanpa harus menghabiskan banyak uang.

"Selama beberapa tahun belakangan, Xiaomi membuat orang-orang yang menggunakan feature phone beralih ke smartphone. Apa yang Poco lakukan adalah membuat lebih banyak orang lagi dapat menggunakan teknologi terbaru dan terbaik," tuturnya. 

3 of 3

Pocophone F1, Master of Speed

Head of Poco Global, Alvin Tse
Head of Poco Global, Alvin Tse (Foto: Andina Librianty/Liputan6.com)

Alvin menyebut Pocophone F1 sebagai "master of speed", dan salah satunya berkat kehadiran Snapdragon 845 yang mendukung performanya secara maksimal dan kapasitas baterai besar 4.000mAh.

Selain itu, juga terdapat sistem liquid cooling yang biasanya ada pada gaming phone. Teknologi ini diklaim bisa membuat pengalaman penggunaan menjadi lebih baik, dan perangkat tidak mudah memanas dan hemat baterai ketika digunakan dalam waktu lama.

"Perpaduan Snapdragon 845 dan liquid cooling ini membuat standar baru," sambung Alvin.

Fitur-fitur lain yang dimiliki smartphone ini adalah layar berukuran 6,8 inci (1.080 x 2.246 piksel), dua kamera belakang 12MP dan 5MP, kamera depan dengan resolusi 20 MP dan teknologi IR Face Unlock.

Berkat teknologi IR Face Unlock ini, Alvin mengklaim pengguna bisa membuka layar smartphone dengan aman, bahkan dalam kondisi gelap sekalipun.

Pocophone F1 hadir dengan OS Android 8.1 Oreo, tapi akan mendapatkan pembaruan ke Android Pie pada kuartal IV 2018. Sama seperti smartphone Xiaomi lain, juga terdapat MIUI, tapi didesain khusus untuk Pocophone.

(Din/Jek)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by