Sah! Ini Nama Resmi Android P

Oleh Agustinus Mario Damar pada 07 Agu 2018, 09:30 WIB
Diperbarui 09 Agu 2018, 09:13 WIB
Android

Liputan6.com, Jakarta - Teka-teki mengenai nama Android terbaru, Android P, akhirnya terungkap. Google baru saja secara resmi mengumumkan nama sistem operasi Android 9.0, yakni Android Pie.

Dikutip dari CNET, Selasa (7/8/2018), Android Pie fokus pada peningkatan kemampuan penghematan daya perangkat. Hal itu juga dibarengi dengan peningkatan performa, utamanya kecepatan.

Untuk mendukung kemampuan tersebut, Google menyertakan teknologi kecerdasan buatan di Android Pie.

Selain itu, Android terbaru ini juga sudah mendukung kehadiran notch atau poni yang tengah menjadi tren di banyak smartphone.

Tak hanya itu, Android Pie memiliki navigasi yang lebih sederhana dan berbasis gestur, mirip iPhone X.

Jadi, navigasi untuk kembali ke halaman depan, berpindah aplikasi, atau membuka Google Assistant dapat dilakukan dengan satu tombol Home.

Sekadar informasi, kehadiran Android P sendiri sudah diumumkan secara resmi pada gelaran Google I/O Mei 2018. Tak lama setelah itu, Google langsung merilis versi preview untuk sejumlah developer.

Penggunaan nama makanan pencuci mulut yang manis memang sudah menjadi ciri khas Android.

Sebelum diumumkan, rumor nama resmi Android P sempat beredar di internet, mulai dari Pistachio hingga Pancake.

 

2 of 2

Deretan Fitur Android Pie

Android
Android Pie. (Foto: Google)

Sama seperti tahun sebelumnya, dalam gelaran Google I/O kali ini Google turut mengumumkan kehadiran Android P. Meski masih dalam versi beta, perusahaan sudah mengungkap sejumlah fitur anyar.

VP Engineering Android Dave Burke menuturkan, Android P mengusung tiga tema, yakni cerdas, sederhana, dan sangat digital.

Bagi kamu yang penasaran seperti apa fitur anyar Androd P, berikut beberapa rangkumannya seperti dikutip dari Venture Beat, Rabu (9/5/2018),

Salah satu fitur yang diperkenalkan Google untuk Android P adalah App Actions. Fitur ini memungkinkan Android memprediksi tindakan yang akan dilakukan oleh pengguna.

Tak hanya itu, fitur ini juga memungkinkan pengembang meningkatkan kemampuan aplikasinya termasuk membuat konten yang lebih mudah diakses. Jadi, pengguna dapat melakukan sejumlah tindakan dengan lebih cepat.

Fitur ini dapat berlaku di sejumlah aplikasi, seperti Google Search, Google Play, Google Assistant, dan launcher Android. Nantinya, rekomendasi tindakan akan dibuat berdasarkan pemakaian dan relevansinya dengan pengguna.

Android P juga hadir dengan fitur bernama Slice. Fitur ini mampu menampilkan antarmuka aplikasi di dalam hasil pencarian Google Search termasuk Google Assistant.

(Dam/Jek)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓