Smartphone Nokia Kian Populer, Ini Buktinya

Oleh Andina Librianty pada 02 Agu 2018, 13:30 WIB
Diperbarui 04 Agu 2018, 13:13 WIB
Nokia

Liputan6.com, Jakarta - HMD Global baru berdiri kurang dari dua tahun, meski perusahaan menjual ponsel dengan merek Nokia. Kendati demikian, perusahaan sejauh ini dinilai membuahkan hasil yang baik di pasar smartphone.

Dilansir GSM Arena, Kamis (2/8/2018), berdasarkan data perusahaan riset Counterpoint, HMD Global dengan merek Nokia kini merupakan salah satu dari 10 vendor smartphone top di dunia berdasarkan pengapalan produk.

Perusahaan asal Finlandia itu menempati posisi sembilan dengan pengapalan smartphone 4,5 juta unit dan 1 persen pangsa pasar.

Pangapalan smartphone HMD Global mengalami pertumbuhan YoY sebesar 782 persen. HMD Global merupakan pemain baru dengan merek lama di pasar smartphone. Perusahaan ini berdiri pada Desember 2016.

Adapun posisi tiga besar ditempati oleh Samsung, Huawei dan Apple. Samsung memimpin dengan 20 persen pangsa pasar, diikuti Huawei 15 persen dan Apple 11 persen.

Posisi 10 besar lainnya di luar ke empat perusahaan tersebut ditempati oleh Xiaomi, Oppo, Vivo, LG, Lenovo dan Tecno. Total pengapalan smartphone global pada kuartal II 2018 mencapai 360 juta unit, turun 2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

2 of 3

HMD Global Perkuat Penjualan Nokia di AS

Nokia X6
Tampilan Nokia X6 yang baru dirilis HMD Global (sumber: Nokia)

HMD Global terus berusaha memperkuat posisinya di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat (AS). Negeri Paman Sam merupakan salah satu pasar penting, termasuk bagi vendor ponsel seperti HMD Global. Oleh sebab itu, perusahaan dilaporkan tengah berusaha memperkuat penjualan smartphone Nokia di negara tersebut.

HMD Global sedang mencari beberapa karyawan untuk operasionalnya di AS, yang terdiri dari pimpinan e-commerce dan produk, serta manajer teknis. Pencarian karyawan untuk menempati sejumlah posisi ini mengindikasikan HMD Global kian agresif di pasar smartphone.

Hal ini sekaligus dinilai sebagai langkah yang menarik mengingat salah satu rivalnya, Xiaomi, belum memasuki pasar AS. Sebagian besar smartphone segmen menengah Nokia memang sudah tersedia di AS, sehingga akan membuat persaingan semakin sengit jika Xiaomi ikut menyusul.

Kendati demikian, langkah HMD di AS tidak akan berjalan dengan mudah. Pasalnya, saat ini perusahaan belum bekerja sama dengan operator seluler di negara tersebut.

Tanpa bantuan operator, akan sulit bagi smartphone Nokia atau merek lain untuk bersaing dengan vendor seperti Samsung, LG dan Motorola. Para kompetitor tersebut memiliki kerja sama jangka panjang dengan semua operator di AS.

3 of 3

Flagship Baru Nokia Bakal Dijual Lebih Mahal

Nokia
Deretan smartphone Nokia. Liputan6.com/ Andina Librianty

HMD Global dilaporkan berencana merilis smartphone flagship lebih premium daripada yang dimiliki saat ini. Perusahaan akan mengawali realisasi rencana itu dengan menjual Nokia 9 seharga US$ 1.000.

Harga jual Nokia 9 akan lebih mahal dibandingkan Nokia 8 yang dibanderol US$ 700 saat awal meluncur. Jika laporan ini benar, maka peningkatan harga jualnya cukup tinggi.

Harga jual tinggi disesuaikan dengan performa yang lebih baik dibandingkan sebelumnya. HMD Global disebutkan menambahkan sejumlah peningkatan, sehingga dinilai layak bersaing dengan smartphone flagship kompetirornya, seperti Samsung dan Apple.

Sejauh ini belum ada pernyataan dari HMD Global tentang Nokia 9. Namun, sejumlah informasi tentang perangkat tersebut telah beredar di ranah maya.

Menurut laporan, Nokia 9 akan hadir dengan notch dan memiliki kamera Light disertai sejumlah lensa. Smartphone ini kemungkinan akan disokong chipset terbaru Qualcomm, serta RAM dan memori internal yang cukup besar.

(Din/Isk)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by