Tahan Banting, iPhone Tak Rusak Saat Jatuh dari Pesawat

Oleh Agustinus Mario Damar pada 17 Jul 2018, 06:30 WIB
Diperbarui 17 Jul 2018, 06:30 WIB
PHOTO: Rela Antre Demi Dapatkan iPhone x dan iPhone 8

Liputan6.com, Iowa - Kasus iPhone yang selamat setelah terjatuh dari ketinggian, kembali terjadi di Amerika Serikat. Kali ini, peristiwa tersebut dialami oleh Sarvinder Naberhaus.

Berdasarkan laporan WHO TV, pada 3 Juli 2018, Naberhaus terbang dengan pesawat lawas--biplane--di Iowa, Amerika Serikat.

Saat di udara, ia berinisiatif untuk mengambil foto menggunakan iPhone miliknya.

Namun tak disangka, saat mengambil foto tersebut, iPhone--yang tak disebutkan serinya--milik Naberhaus terjatuh. Padahal, saat itu dia sedang berada di ketinggian sekitar 300 meter.

Begitu mendarat, Naberhaus berupaya melacak perangkat tersebut melalui aplikasi Find My iPhone. Sayangnya, upaya tak membuahkan hasil.

Tak menyerah, Naberhaus pun mulai menyusuri jalanan saat dia terbang sebelumnya dan kembali mengakses aplikasi Find My iPhone.

Pada usaha kedua ini, ia ternyata berhasil menemukan iPhone miliknya dalam keadaan baik-baik saja.

Teman Naberhaus, Donna Johnson, yang pergi bersamanya mengaku sangat kaget dengan kejadian ini.

Ia tidak percaya bahwa sebuah smartphone dapat selamat usai terjatuh dari ketinggian 300 meter.

"Saya bertanya apakah benar itu perangkat yang sama. Ini adalah smartphone ajaib, tak mungkin ada perangkat yang terjatuh dari ketinggian 300 meter dan masih dapat hidup," tuturnya seperti dikutip dari Apple Insider, Selasa (17/7/2018).

Setelah berhasil menemukan iPhone miliknya tersebut, Naberhaus pun mengurungkan niat untuk membeli perangkat baru.

Tak lupa, ia menyebut ada campur tangan Tuhan dalam peristiwa ini, sehingga iPhone miliknya masih berfungsi dengan baik.

2 dari 2 halaman

iPhone Hidup Usai Jatuh dari Pesawat

PHOTO: Rela Antre Demi Dapatkan iPhone x dan iPhone 8
Karyawan menunjukkan iPhone X dan iPhone 8 pada penjualan perdana di gerai iBox, Central Park, Jakarta, Jumat (22/12). Calon pembeli rela antre untuk membeli iPhone terbaru sejak pagi hari. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Peristiwa serupa juga pernah terjadi pada 2015. Ketika itu, kejadian ini dialami oleh pemilik salah satu firma di Amerika, Ben Wilson.

Saat itu, Wilson sedang terbang dengan pesawat Beechcraft Bonanza. Ia menuturkan, ketika di udara tiba-tiba tekanannya berubah dan koran yang sedang dipegangnya terjatuh, tapi ia tidak sadar saat itu iPhone miliknya juga ikut terjatuh.

Setelah sadar bahwa iPhone miliknya menghilang, Ben segera mencari di koper dan lantai pesawat namun tidak berhasil menemukannya. Ben awalnya curiga bahwa iPhone tertinggal di tempat ia menyewa mobil.

Ben kemudian berusaha mencari iPhone miliknya dengan aplikasi Find My iPhone. Hal yang mengejutkan Ben adalah ternyata iPhone tersebut masih hidup.

Setelah dia memeriksa lewat iCloud, iPhone itu ditemukan berada di luar Texas. Setelah berhasil menemukannya, Ben menjelaskan bahwa iPhone tersebut ternyata masih utuh dan dapat bekerja dengan baik, meskipun ada sedikit goresan di pojok layar.

(Dam/Jek)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

Lanjutkan Membaca ↓