Gandeng ICT Watch, Tik Tok Bakal Geber Konten Edukatif di Indonesia

Oleh Iskandar pada 11 Jul 2018, 18:20 WIB
Aplikasinya Diblokir, Manajemen Tik Tok Temui Menkominfo

Liputan6.com, Jakarta - Setelah pemblokiran Tik Tok dicabut pemerintah, platform asal Tiongkok ini berkomitmen untuk membersihkan konten negatif dalam layanannya.

Bukan itu saja, Tik Tok juga mengumumkan tengah menjajaki kesempatan untuk bekerja sama dengan sejumlah pemangku kepentingan di Indonesia, seperti institusi pemerintah, organisasi masyarakat, dan berbagai pihak lainnya. Tik Tok hendak membuat gagasan dan program-program yang fokus pada pengembangan dunia digital, pemberdayaan wanita, perlindungan anak, serta kejahatan siber.

Sebagai bagian dari gagasan ini, Tik Tok akan berkolaborasi dengan ICT Watch, anggota jejaring Gerakan Nasional Literasi Digital SIBERKREASI, dalam pengadaan beberapa seri program online dan offline untuk menyebarkan advokasi literasi digital dan mempromosikan konten edukatif penggunaan internet secara aman dan bijak, terutama di kalangan anak muda.

Tik Tok juga mengaku sedang membicarakan kerja sama dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk membuat program-program yang memastikan generasi muda memiliki pengalaman online yang aman, sehat, dan edukatif.

"Indonesia adalah pasar yang sangat penting bagi Tik Tok. Kami berada di Indonesia untuk jangka waktu panjang. Kami berkomitmen untuk membantu mengurangi kesenjangan digital serta memfasilitasi topik-topik yang penting bagi pengembangan industri internet di Indonesia,” kata Nan Zhang, CEO Tik Tok Indonesia, melalui keterangan tertulisnya, Rabu (11/7/2018).

Tik Tok juga telah mengambil tindakan untuk memperkuat proses moderasi konten dan akan menerapkan teknologi yang diperlukan untuk memastikan adanya keamanan bagi para pengguna.

Materi-materi mengenai bimbingan orangtua dan panduan bagi komunitas telah diperbarui untuk membuat lingkungan platform yang lebih positif.

2 of 2

Bekerja Sama dengan Regulator

Aplikasinya Diblokir, Manajemen Tik Tok Temui Menkominfo
Menkominfo Rudiantara (kanan) bersama Dirjen Aptika Semuel Abrijani Pangerapan (kiri) memberi keterangan terkait pemblokiran Tik Tok, Jakarta, Rabu (4/7). Pemblokiran Tik Tiok akan dicabut bila sudah memenuhi persyaratan. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Tik Tok juga akan tetap bekerja sama dengan regulator dan organisasi-organisasi terkait secara lebih erat dengan memastikan keamanan konten dan mempromosikan konten yang bersifat edukatif.

"Tik Tok akan terus melakukan investasinya di Indonesia dengan merekrut tenaga dan talenta lokal agar menjadi bagian dari tim kami untuk pertumbuhan dan pengembangan di masa depan," ucap Zhang menambahkan.

Sebagai platform video pendek yang didesain untuk pembuat konten generasi baru, Tik Tok memungkinkan pengguna untuk membuat video dengan berbagai efek khusus yang unik agar dapat dibagikan kepada teman dan dunia secara cepat dan mudah.

Tik Tok diklaim berkembang dengan cepat karena memberi kebebasan pada pengguna untuk menggali kreativitas dan talenta para anak muda di bidang musik, berbagi pengetahuan atau penampilan lainnya.

(Isk/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait