Samsung Punya Paten Ponsel Bezel Tipis dengan 2 Layar

Oleh Andina Librianty pada 25 Jun 2018, 09:00 WIB
Diperbarui 25 Jun 2018, 09:00 WIB
Samsung MWC
Perbesar
Booth Samsung di gelaran Mobile World Congress 2018. (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

Liputan6.com, Jakarta - Samsung terus berinovasi melalui berbagai produk dengan teknologi dan fitur baru. Kali ini, perusahaan dilaporkan memiliki fitur baru untuk perangkat dengan bezel tipis dan dua layar.

Dilansir Phone Arena, Senin (24/6/2018), Samsung memiliki paten baru yang memperlihatkan ketertarikan perusahaan pada perangkat terhadap bezel tipis dengan layar di sisi depan dan belakang. Satu layar berukuran besar akan berada di bodi bagian depan, sedangkan yang lebih kecil di sisi belakang.

Berdasarkan gambar paten, smartphone Samsung itu memiliki audio jack 3,5mm dan bodi tipis. Namun, tidak tampak ada lensa kamera depan.

Sayangnya, informasi tentang perangkat tersebut masih sedikit. Pihak Samsung pun tidak memberikan komentar terkait beredarnya laporan tentang paten barunya itu.

Mengingat belum ada konfirmasi dari Samsung, maka belum bisa dipastikan apakah paten ini akan direalisasikan menjadi sebuah produk komersial atau tidak. Terlebih lagi, tidak semua paten milik vendor smartphone diwujudkan dalam produk komersial.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Ini Wujud Smartphone Lipat Samsung yang Batal Dikembangkan

Smartphone Lipat
Perbesar
Project V, smartphone lipat yang batal dikembangkan Samsung. (Doc: @MMDDJ_(Twiiter))

Kabar kehadiran smartphone lipat buatan Samsung semakin ramai diperbincangkan warganet. Gambar diduga smartphone tersebut juga sudah beredar di ranah maya, termasuk prototype yang batal dikembangkan.

Produk tersebut memiliki nama Project V. Sejumlah foto memperlihatkan bagaimana Samsung bereksperimen dengan desain layar ganda yang dapat dilipat.

Memiliki nomor model SM-G929F, smartphone ini direncanakan sebagai "jembatan" seri Galaxy S6 Edge (SM-G925x) dan Galaxy S7 (SM-G930x).

Jika benar, maka Samsung sudah mengembangkan prototype smartphone lipat berkisar 2015-2016, meski akhirnya produk yang ada pada gambar batal dikembangkan menjadi produk komersial.

(Din/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓