Kemkominfo dan Operator Siap Optimalkan Jaringan Selama Mudik dan Lebaran

Oleh Agustin Setyo Wardani pada 07 Jun 2018, 10:30 WIB
Diperbarui 07 Jun 2018, 10:30 WIB
BTS XL Axiata
Perbesar
BTS XL Axiata (Foto: XL Axiata)

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) melalui Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (Ditjen PPI)/Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) bersama operator seluler telah melakukan pengujian jaringan telekomunikasi.

Pengecekan ini dilakukan untuk melihat kesiapan jaringan telekomunikasi saat arus mudik, balik, maupun saat berada di titik pemberangkatan.

Dirjen PPI sekaligus Ketua BRTI Ahmad M. Ramli dalam keterangan resmi Kemkominfo, Kamis (7/6/2018) menyebut, kesiapan layanan telekomunikasi diperlukan untuk memperhatikan peningkatan dan pergerakan trafik saat arus mudik dan arus balik lebaran serta saat pengguna layanan telekomunikasi berada di daerah tujuan.

Berbagai hal yang dilakukan untuk mendukung kesiapan jaringan dan layanan telekomunikasi antara lain adalah penambahan kapasitas pada loksi keberangkatan, kedatangan, dan jalur padat seperti penyeberangan laut.

Baik Kemkominfo maupun operator juga menjamin kapasitas daerah yang menjadi tujuan kedatangan mudik lantaran bertambahnya pengguna di daerah tujuan mudik.

Hal lain yang dilakukan antara lain adalah penyediaan posko mudik, partner, dan layanan siaga untuk membantu pemudik dan masyarakat di perjalanan.

Ramli juga meminta operator telekomunikasi untuk menguji kualitas, kapasitas, kekuatan sinyal, dan luas cakupan jaringan untuk memastikan performansi jaringan telekomunikasi mampu melayani pelanggan.


Seluruh Operator Telah Uji Jaringan

Menara jaringan Telkomsel
Perbesar
Menara jaringan Telkomsel. Dok: Telkomsel

Sekadar informasi, seluruh operator seluler yakni Telkomsel, Indosat, XL Axiata, Tri Indonesia, Smartfren, dan Sampoerna Telekomunikasi Indonesia (Netone) telah melakukan pengujian jaringan telekomunikasi selama April hingga Mei 2018.

Pengujian dilakukan dengan metode Drive Test (kondisi bergerak) pada jalur mudik dan arus balik serta metode Stationary Test (kondisi diam) pada titik keberangkatan/kepulangan mudik seperti bandara, pelabuhan, terminal, dan stasiun) serta pusat keramaian dalam kota pada jam sibuk.

“Saya telah meminta operator seluler melakukan pengujian secara seksama di daerah-daerah tujuan mudik, lokasi kepadatan, dan jalur mudik. Pada kota-kota tujuan mudik, rute-rute pengujian diperluas, sehingga dapat dijamin coverage dan kekuatan sinyal yang diharapkan. Kami di BRTI juga akan melakukan pengawasan pelaksanaan pengujian dan mengevaluasi hasilnya,” kata Ramli.

Beberapa lokasi yang menjadi tempat pengujian anara lain adalah titik keberangkatan mudik di Jakarta, Batam, dan Balikpapan. Selain itu jalur mudik dengan kereta api serta titik kedatangan mudik di Surabaya, Makasar, Padang, Bandung, Semarang, dan Lampung.

Operator dan BRTI sama-sama menguji jaringan dan kualitas sinyal, tingkat kesuksesan panggilan, layanan pesan, hingga akses internet mobile.


Operator Nyatakan Kesiapan Jaringan Telekomunikasi

ATSI
Perbesar
Merza Fachys, Ketua ATSI. Liputan6.com/Andina Librianty

Terpisah, Ketua Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Merza Fachys mengatakan, operator seluler telah melakukan pengujian pada April hingga Mei 2018.

"Untuk meningkatkan kualitas sinyal atau di wilayah yang tidak tersedia sinyal, operator seluler telah memasang BTS Mobile selama Ramadhan dan Idul Fitri," kata Merza.

Merza mengatakan, berdasarkan hasil pengujian yang disampaikan oleh operator seluler, secara keseluruhan semua operator telah memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.

Ramli memastikan bahwa laporan operator seluler dalam mendukung mudik lebaran 2018 menunjukkan kesiapan jaringan dan layanan telekomunikasi baik dari sisi kapasitas, jangkauan, dan kekuatan sinyal. Dengan demikian, selama prosesi Lebaran 2018 dapat dipastikan beroperasi dengan baik.

Operator, kata Ramli, menyiapkan daya dukung tambahan berupa tambahan kemampuan jaringan dengan penempatan mobile BTS di area-area yang membutuhkan karena kepadatan yang tinggi. Selain itu operator juga menambah kapasitas jaringan di jalur mudik pada umumnya dan daerah tujuan mudik.

Operator juga akan menyiapkan pelayanan tambahan melalui posko dan agen-agen penjualan pulsa untuk memenuhi kebutuhan telekomunikasi masyarakat.

(Tin/Jek)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya