Hati-Hati, Nintendo Switch Bisa Diretas

Oleh Agustin Setyo Wardani pada 27 Apr 2018, 10:30 WIB
Diperbarui 29 Apr 2018, 10:13 WIB
Tips Nintendo Switch

Liputan6.com, Jakarta - Beberapa tahun lalu, konsol gim dianggap mudah untuk diretas. Hal ini tentunya membuat pusing perusahaan teknologi seperti Sony, Microsoft, dan Nintendo.

Kini, keamanan merupakan hal yang sangat penting di dunia teknologi. Sayangnya, Nintendo telah mengalami peretasan, terutama perangkat Switch-nya. 

Menurut laporan ArsTechnica, Jumat (27/4/2018), hacker dikabarkan telah menemukan cara untuk meretas Nintendo Switch.

Meskipun Switch pernah diretas sebelumnya, salah satu hal yang membuat peretasan ini mengkhawatirkan adalah si peretas mengklaim bahwa celah tersebut tidak bisa ditambal melalui patch.

Artinya, Nintendo kemungkinan tidak bisa berbuat apapun untuk menambal celah ini. Dengan demikian, pengguna bisa mengunduh dan memainkan gim bajakan di konsol tersebut.

Peretas yang dimaksud dijuluki dengan nama "Fusee Gelee" atau Frozen Rocket. Hal yang dilakukan dalam peretasan ini adalah mengeksploitasi kode bug yang ditemukan dalam mode pemulihan USB Tegra X1 NVIDIA.

Hal tersebut akan mencegah software melindungi bootROM. Dengan demikian, secara teori akan memungkinkan bagi peretas untuk menjalankan kode pada konsol. Gim bajakan pun bisa dipasang dan dijalankan di konsol Switch.

Ubergizmo melaporkan, celah ini tidak dapat ditambal dengan patch lantaran Tegra X1 bootROM pada Switch tak bisa diubah setelah meninggalkan pabrikannya.

Menurut ArsTechnica, Nintendo memiliki dua pilihan untuk mengatasi peretasan ini. Salah satunya adalah mendeteksi konsol yang mungkin telah diretas dan menguncinya agar tidak bisa memainkan gim secara online.

Terkait kemungkinan peretasan pada Switch, pihak Nintendo belum memberikan respon.

2 of 3

Terjual 10 Juta Unit

Nintendo Switch
Nintendo Switch. (Foto: Nintendo)

Akhir 2017, Nintendo mengumumkan pencapaian yang luar biasa terkait konsol terbarunya, Switch. Diluncurkan pada Maret 2017, perusahaan mengungkap konsol hybrid-nya ini sudah terjual 10 juta unit di hampir seluruh negara.

Sejak diluncurkan, konsol ini langsung laris manis dan tak lama mejeng di berbagai toko-toko gim di berbagai negara di dunia.

Bahkan, kecepatan konsol ini terjual di pasaran hampir menyamai konsol yang Nintendo luncurkan sebelumnya, yakni Wii.

Diketahui, sejak diluncurkan pada 2006 hingga saat ini, Wii sudah terjual hingga 100 juta unit di dunia.

Memperkuat laporan tahunan itu, Variety memprediksi angka penjualan Switch akan semakin naik beberapa hari mendatang jelang musim libur Natal dan Tahun Baru 2018.

Dilansir Nintendo, penjualan Switch diproyeksikan untuk tahun pertamanya bisa terjual lebih dari 16,7 juta unit. Ini berarti Switch lebih unggul 3 juta unit untuk penjualan tahun pertama Wii.

3 of 3

Kunci Sukses Nintendo

Niconico
Niconico, Aplikasi Streaming Pertama di Nintendo Switch. (Doc: Ubergizmo)

Ada dua faktor utama yang berkontribusi untuk tingginya angka penjualan Switch.

Adapun dua faktor tersebut adalah konsep konsol hybrid yang ditawarkan ke pengguna dan deretan judul gim yang didukung oleh pengembang dan penerbit gim kelas atas ataupun indie.

Seperti yang sudah kamu ketahui, konsep konsol gim portable sebenarnya sudah ada sejak lama, namun baru Switch yang mampu menghadirkan pengalaman bermain gim konsol secara on-the-go dan di TV secara optimal.

Meski hadir sebagai konsol baru dan tidak memiliki kemampuan hardware seperti konsol Ps4 dan Xbox One, nyatanya membuat pengembang gim terus meluncurkan gim-gim miliknya di Switch.

Tak hanya judul gim baru yang hadir ke Switch, judul gim nostalgia seperti Super Mario, Mario Kart, dan Zelda pun dibuat ulang untuk memaksimalkan potensi konsol hybrid ini.

(Tin/Jek)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓