Kapan Waktu Tepat Bentuk Tim Sales di Startup?

Oleh Liputan6.com pada 22 Apr 2018, 11:00 WIB
Diperbarui 24 Apr 2018, 10:13 WIB
Sales expert Anchali Kardia. Dok: thenextdev.id/Stella Maris

Liputan6.com, Jakarta - Peran sales tentunya sangat dibutuhkan dalan setiap model bisnis. Terlebih, di era digital seperti sekarang ini peran sales di dunia startup pun patut diperhitungkan demi perkembangan bisnis.

Bagi kamu yang baru saja membangun startup dan membutuhkan tim sales untuk merencanakan rencana penjualan, ada beberapa hal wajib yang patut jadi perhatian. Salah satunya adalah timing yang tepat, tujuannya agar segala rencana ke depan dapat berjalan dengan lancar.

Topik inilah yang diungkapkan oleh seorang Sales Expert bernama Anchali Kardia saat menjadi pemateri "Sales: Why Startup Need to Focus on Sales di The NexDev Academy 2018. Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan jika tim sales di startup tak serta-merta langsung diisi posisinya.

"Sebenarnya tergantung dari arahan perusahaan. Misalnya perusahaan itu perlu mengumpulkan dan mencapai traffic yang sudah ditentukan. Kalau sudah tercapai, barulah kamu bisa berjualan," jelas Chali.

Selain memahami arahan perusahaan, ada hal yang lain yang jadi pertimbangan. Pertama pelaku startup sudah menentukan bisnis model yang tentunya disesuaikan dengan kebutuhan users.

"Pastikan juga model bisnis kalian lebih baik dari kompetitor," jelas Chali.

2 of 2

Tentukan Revenue Model

The NextDev 2018. Dok: thenextdev.id/Stella Maris
The NextDev 2018. Dok: thenextdev.id/Stella Maris

Kedua adalah menentukan revenue model. Chali menyarankan, bagi pelaku startup disarankan untuk fokus menjalankan satu revenue model yang cocok dan diterima pasar.

Ketiga membuat perencanaan bisnis yang ditujukan untuk investor. Perencanaan bisnis tersebut menjelaskan mengenai langkah atau pemetaan startup, hingga tahap eksekusi seperti memonetasi sebuah produk.

Langkah keempat barulah membentuk tim sales. Tapi mesti diingat, ketika memilih tim sales jangan lupa juga untuk memperhatikan tujuan yang ingin dicapai.

"Harus tahu juga bahwa tipe sales berbeda-beda. Ada yang lebih agresif dan bisa langsung closing (sales hunter), ada juga sales farmer yang maintenance relation dan bisa menganalisis."

Reporter: Merdeka

Sumber: Merdeka.comĀ 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓