Langkah Telkom Apresiasi Kebhinekaan Indonesia

Oleh Iskandar pada 19 Apr 2018, 21:36 WIB
Telkom

Liputan6.com, Jakarta - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) mengklaim bahwa pihaknya selalu mengapresiasi kebhinekaan di Indonesia. Salah satu langkah yang dilakukan Telkom adalah dengan menambahkan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang sesuai dengan keberagaman masyarakat Indonesia.

"Langkah ini kami lakukan karena sangat menyadari dan mengapresiasi kebhinekaan yang ada di tengah masyarakat Indonesia," kata VP Corporate Communication Telkom Arif Prabowo melalui keterangan tertulisnya, Kamis (19/4/2018) di Jakarta.

Sementara Senior General Manager Community Development Center Telkom M Sulthonul Arifin menuturkan aktivitas CSR yang dilakukan perusahaan dinilai efektif dan berdampak positif bagi masyarakat Indonesia.

"Lembaga riset ENCIETY selama dua tahun terakhir menyatakan kegiatan CSR yang dilakukan Telkom menunjukkan nilai CSR Index di atas 70 persen alias istimewa," ungkap pria yang merupakan salah satu cucu keluarga pendiri Nahdlatul Ulama (NU) tersebut.

Arifin memaparkan, pada 2016 nilai skor dari Telkom sebesar 70,18 persen dan 2017 sebesar 73,07 persen. Ia mengklaim bahwa ini adalah bukti kalau selama ini kegiatan CSR yang dilakukan Telkom selalu terukur.

"Salah satu yang diukur biasanya perspektif dari masyarakat terhadap Telkom. Pola perhitungan CSR Index ini sama dengan yang dilakukan perusahaan internasional seperti Google yang punya skor sekitar 75 persen," ulas Arifin. .

 

2 of 2

Prioritas Telkom

Direktur Utama Telkom Alex J Sinaga
Direktur Utama Telkom Alex J Sinaga melakukan kegiatan CSR di salah satu masjid di kawasan Jakarta Pusat. Dok: Telkom

Dikatakan Arifin, Telkom sebagai Digital Telecommunication Company selama ini selalu menjadikan program CSR sebagai pemberdayaan komunitas dalam mewujudkan rasa kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.

"Tahun ini prioritas Telkom untuk CSR di bidang budaya, peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM), dan pembangunan daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T)," tambah Pria yang cukup disegani di kalangan warga Nahdliyin.

Sebelumnya, Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro mengatakan Kementerian BUMN selalu mendorong dan memonitor agar bantuan yang dilakukan setiap perusahaan pelat merah bisa membantu semua kalangan tanpa memandang Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan (SARA).

"Kegiatan CSR harus menjadi langkah apresiasi atas keberagaman masyarakat Indonesia untuk saling menghargai dan menghormati. BUMN juga harus bisa langgeng bersinergi menghasilkan karya terbaik untuk bangsa," pungkasnya.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓