Redmi Note 5 Jadi Smartphone Pertama di Indonesia yang Pakai Snapdragon 636

Oleh Agustin Setyo Wardani pada 10 Apr 2018, 16:26 WIB
Snapdragon 636

Liputan6.com, Jakarta - Xiaomi Indonesia dipastikan memboyong smartphone kelas menengahnya ke Indonesia, Redmi Note 5, pada 18 April 2018.

Sejauh ini, Xiaomi Indonesia belum mau mengungkap bocoran tentang perangkat tersebut. Kendati begitu, baik Xiaomi dan Qualcomm telah memastikan Redmi Note 5 akan ditenagai oleh prosesor kelas menengah Qualcomm yang terbaru, yakni Snapdragon 636.

Dengan kolaborasi ini, prosesor Snapdragon 636 pun bakal debut di Indonesia melalui Redmi Note 5. Hal ini lantaran sejak dirilis pada Oktober 2017, belum ada vendor smartphone yang membenamkan prosesor ini ke perangkatnya khusus untuk pasar Indonesia.

"Snapdragon 636 ini baru diperkenalkan pada Oktober lalu. Pemanfaatannya oleh smartphone di Indonesia baru Xiaomi ini (Redmi Note 5)," kata Senior Marketing Manager Qualcomm Technologies, Dominikus Susanto, dalam media briefing Xiaomi dan Qualcomm di Jakarta, Selasa (10/4/2018).

Susanto mengatakan, kemampuan smartphone sangat ditentukan oleh prosesornya, dan Snapdragon 636 mengusung beberapa hal baru yang biasanya hanya dihadirkan Qualcomm pada prosesor Snapdragon seri 8.

Menurut Susanto, performa Snapdragon 636 meningkat 40 persen dibanding pendahulunya, yakni Snapdragon 630.

Lantaran di Indonesia kebanyakan smartphone kelas menengah menggunakan prosesor Snapdragon 625, dia menyebut performanya akan jauh melebihi perangkat yang ditopang Snapdragon 625.

2 of 3

Hadirkan Kemampuan Layaknya Snapdragon Seri 800

Snapdragon 845
Snapdragon 845. (Doc: Istimewa)

Susanto menyebut, lantaran Snapdragon 636 diciptakan untuk smartphone premium kelas menengah, ada beberapa teknologi yang diusung di dalamnya.

Teknologi-teknologi ini sebelumnya hanya ada di prosesor Snapdragon seri 800, tapi Qualcomm menghadirkannya dalam Snapdragon seri 636 ini.

"Ada hal-hal yang penting dalam Snapdragon 636, pertama CPU Kryo 260. CPU Kryo ini semula hanya ada di Snapdragon seri 800. CPU ini arsitekturnya 4 core untuk performa atau menjalankan tugas berat seperti bermain gim dan tugas multitasking dan 4 core lainnya untuk efisiensi," kata Susanto menjelaskan.

Teknologi lain yang ada pada Snapdragon 636 adalah Spectre 160 ISP (image signal processor) yang menentukan kinerja kamera.

"Jadi sebenarnya hasil foto kamera bagus itu tidak hanya ditentukan oleh besar sensor megapikselnya, justru ISP-lah yang bisa menghasilkan foto yang lebih baik entah warna yang ditampilkan, optical zoom, stabilisasi gambar, fokus, sampai bokeh-nya," kata dia.

3 of 3

GPU Adreno 509 Dukung Gim Berat

Logo Qualcomm Snapdragon di CES 2017
Logo Qualcomm Snapdragon di CES 2017. Liputan6.com/Corry Anestia

Hal lain yang juga penting adalah graphics processing unit (GPU). GPU, kata Susanto, sangat menentukan apa yang ditampilkan oleh monitor.

"Dalam hal ini, GPU Adreno 509 optimisasinya untuk game berat dan pengalaman browsing yang lebih baik," tutur Susanto.

Beberapa fitur tambahan lain adalah fabrikasi Snapdragon 636 menggunakan proses 14nm sehingga mendukung konsumsi daya yang lebih hemat, dan dukungan modem XT2 LTE yang bisa menghadirkan kecepatan maksimal 600mbps.

Tak hanya itu, Redmi Note 5 ini sudah mendukung koneksi WiFi 801 dual band 2.4 dan 5GHz, audio yang lebih bagus dan jernih dengan Qualcomm Aqstic, Qualcomm mobile security, serta dukungan terhadap machine learning, dan Bluetooth 5.0.

(Tin/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓