Apa yang Terjadi Bila Bom Nuklir Jatuh di Jakarta? Cek Lewat Situs Ini

Oleh Tommy Kurnia pada 03 Apr 2018, 06:30 WIB
Diperbarui 03 Apr 2018, 06:30 WIB
Bom Nuklir
Perbesar
Bom Nuklir yang diledakkan pada zaman dahulu. (Keystone/Getty Images/Mentalfloss)

Liputan6.com, Jakarta - Jatuhnya bom atom di Hiroshima dan Nagasaki menandakan kemenangan para Sekutu di Asia-Pasifik pada Perang Dunia II. Lebih dari 200 ribu nyawa orang Jepang melayang demi kemenangan tersebut.

Sejak saat itu, senjata nuklir tidak pernah dipakai lagi dalam peperangan. Akan tetapi, masih banyak negara adikuasa masih tertarik untuk mengembangkan senjata-senjata itu.

Bagi kamu yang penasaran apa yang akan terjadi bila senjata nuklir jatuh di kotamu, ada sebuah situs yang bisa memberikan gambaran.

Situs bernama outrider.org menawarkan gambaran komputer mengenai efek komprehensif bila ada bom atom yang jatuh di kotamu.

Cukup tuliskan saja nama kotamu dan otomatis akan muncul penjelasan mulai dari korban jiwa, korban luka, gelombang kejut, panas, sampai radiasi.

Kamu juga bisa memilih jenis bom yang dapat dijatuhkan, mulai dari Little Boy yang dipakai di perang dunia, sampai Hwasong-14 yang dipakai Korea Utara.

Berikut contoh bila ada bom nuklir yang jatuh di Senayan:

Ilustrasi Jatuhnya Nuklir di Jakarta. Dok: Outrider

Pada hasil tersebut terlihat 713 ribu korban jiwa akan jatuh, dan 1,1 juta orang akan terluka. Dijelaskan pula bahwa radiasinya akan menyebar sekitar 14 km persegi, dan panasnya menyebar sejauh 124 km persegi.

Tujuan dibuatnya situs tersebut adalah agar masyarakat sadar akan bahaya dari pengembangan senjata nuklir.

Bila kamu ingin mencobanya, klik di sini.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Melawan Senjata Nuklir

Serangkaian Senjata Nuklir Terbaru Rusia Diuji Coba
Perbesar
Kendaraan hipersonik Avangard saat peluncuran di lokasi yang tidak diungkapkan di Rusia. Presiden Vladimir Putin mengumumkan bahwa Rusia telah mengembangkan serangkaian senjata nuklir baru. (RU-RTR Russian Television via AP)

Situs outrider.org memiliki tujuan melawan perkembangan senjata nuklir di dunia.

Lewat situsnya, mereka memberikan galeri interaktif tentang perkembangan senjata nuklir dari dulu sampai sekarang.

Sampai sekarang ada sembilan negara yang yang memiliki senjata nuklir dengan berbagai alasan, mulai untuk deterrent (gertakan) atau alasan nasional lainnya.

Dijelaskan oleh outrider.org, sudah ada upaya dari PBB untuk melarang senjata nuklir. Pakta Pelarangan Senjata Nuklir sudah diteken pada 7 Juli 2017 dengan total 122 negara mendukung pakta tersebut, sayangnya penerapan dari pakta itu masih belum terwujud.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Kelompok Anti-Nuklir Mendapat Hadiah Nobel

Banner Infografis Peraih Nobel
Perbesar
Apa saja perjuangan yang dilakukan para peraih nobel perdamaian? (Liputan6.com/Deisy)

Pada 2017, International Campaign to Abolish Nuclear Weapons (Kampanye Melenyapkan Senjata Nuklir, ICAN) mendapat hadiah Nobel Perdamaian berkat upaya kemanusiaan mereka untuk menghentikan penggunaan senjata nuklir.

ICAN bukanlah organisasi melainkan koalisi dari berbagai organisasi yang mendukung penerapan Pakta Pelarangan Senjata Nuklir PBB.

"Berkat usaha mereka menarik perhatian pada konsekuensi bencana kemanusiaan karena penggunaan senjata nuklir dan usahanya dalam mempelopori terwujudnya pakta pelarangan senjata tersebut," tulis Nobel dalam pernyataannya.

(Tom/Jek)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

 

Lanjutkan Membaca ↓