Menkominfo Turut Ucapkan Selamat Hari Raya Nyepi

Oleh Andina Librianty pada 17 Mar 2018, 14:00 WIB
Diperbarui 17 Mar 2018, 14:00 WIB
Deklarasi Internet Bebas Hoax

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, turut menyampaikan ucapan selamat atas perayaan Nyepi Tahun Saka 1940. Ia menyampaikan ucapan melalui akun Twitter miliknya, @rudiantara_id.

Dalam cuitannya, Rudiantara juga mengatakan hari raya Nyepi sesuai dengan situasi Indonesia, yang juga membutuhkan jeda dari hiruk-pikuk duniawi, termasuk berita bohong (hoax) dan ujaran kebencian.

"Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1940, teman-teman pemeluk Hindu. Perayaan ini sangat kontekstual dengan situasi kita, yang butuh jeda dari hiruk-pikuk serba duniawi, derasnya berita bohong, fitnah dan ujaran kebencian. Semoga teman-teman dapat membarui kesucian hidup melalui laku Nyepi kali ini," demikian twit dari pria yang karib disapa Chief RA tersebut.

Lebih lanjut, ada yang berbeda dengan perayaan Nyepi di Bali pada tahun ini. Tidak hanya api, televisi dan peralatan elektronik lainnya yang mati, tapi juga dengan internet. Komputer dan ponsel tidak akan bisa mengakses internet, mulai hari ini, Sabtu (17/3/2018) dari pukul 6.00 WITA, hingga keesokan harinya pada jam yang sama.

Setelah melalui berbagai pertimbangan, para operator seluler telah sepakat untuk mendukung Nyepi tanpa internet. Hal ini disampaikan oleh Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), Jumat (16/3/2018).

2 dari 3 halaman

Nyepi di Bali Tanpa Internet

Ribuan Umat Hindu Ikuti Tawur Agung di Candi Prambanan
Suasana prosesi Tawur Agung di Candi Prambanan, Klaten, Jateng, Jumat (16/3). Prosesi ini dilakukan sebagai pembersihan dan penyucian diri jelang Nyepi. (Liputan6.com/Gholib)

Kepastian Nyepi tanpa internet di Bali disampaikan oleh Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika (Dirjen PPI) Kemkominfo, Ahmad M Ramli, setelah menerima surat pernyataan dari ATSI. Pemerintah menyambut baik keputusan ATSI tersebut.

"Kami mendukung sikap ATSI. Intinya besok Bali tidak terhubung internet selama Nyepi," ujar Ramli.

Ramli mengaku, pemerintah paham dengan kesulitan yang dialami operator seluler jelang Nyepi Tanpa Internet. Pasalnya, selain harus memadamkan internet, mereka juga harus tetap mengoptimalkan kualitas internet di area-area strategis.

"Kami coba mengerti situasi yang ada di lapangan karena sangat teknis. Jadi, pelaksananaan akan dilakukan berdasarkan kemampuan dan keandalan mereka," ungkapnya.

 

3 dari 3 halaman

Surat ATSI soal Nyepi Tanpa Internet

Ribuan Umat Hindu Ikuti Tawur Agung di Candi Prambanan
Ribuan umat Hindu dengan khidmat mengikuti prosesi Tawur Agung di Candi Prambanan, Klaten, Jateng, Jumat (16/3). Tawur Agung dilakukan sehari jelang Hari Raya Nyepi. (Liputan6.com/Gholib)

Berdasarkan surat yang diterima Tekno Liputan6.com, ATSI menyatakan akan menuruti usulan dari Majelis-Majelis Agama dan Keagamaan Provinsi Bali untuk memutuskan layanan internet pada Sabtu (17/3/2018) dari pukul 6.00 WITA, hingga keesokan harinya pada jam yang sama.

Operator seluler dipastikan akan segera menormalisasikan koneksi internet semaksimal mungkin setelah Nyepi selesai. Untuk lebih lengkap, berikut surat pernyataan Nyepi Tanpa Internet di Bali yang dikirim ATSI untuk Kemkominfo: 

 

Kepada Yth.

Bapak Rudiantara

Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia

Jalan Medan Merdeka Barat 9Jakarta 10110

Perihal: Pelaksanaan atas Himbauan Mengenai Layanan Internet di bali pada Hari Raya Nyepi 2018

Dengan hormat

Teriring doa semoga Bapak Menteri dan seluruh jajaran Kementerian KOMINFO senantiasa mendapat petunjuk dan ridho dari Allah SWT dalam melaksanakan tugas sehari-hari.

Menindak lanjuti Surat Edaran Menteri KOMINFO No. 378/2018 tentang Himbauan Untuk Melaksanakan Seruan Bersama Majelis Agama dan Keagamaan Provinsi Bali 2018, kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

1. Operator telekomunikasi seluler yang tergabung dalam ATSI mendukung Surat edaran Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 378 Tahun 2018 tentang Himbauan untuk Melaksanakan Seruan Bersama Majelis Agama dan Keagamaan Provinsi Bali 2018, agar seluruh Penyelenggara Telekomunikasi yang menyediakan layanan akses internet di Provinsi Bali untuk melakukan langkah-langkah dalam mendukung seruan bersama dimaksud pada Hari Raya Nyepi yang berlangsung pada tanggal 17 Maret 2018 pukul 06.00 WITA sampai 18 Maret 2018 pukul 06.00 WITA, dengan tetap menjaga kualitas layanan akses internet untuk obyek-obyek vital serta layanan kepentingan umum lainnya yang menurut sifatnya harus tetap berlangsung.

2. Operator telekomunikasi seluler bersama dengan ATSI sepakat untuk melakukan langkah-langkah nyata sebagai berikutnya:

a. Melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui pengiriman SMS Blast dan laman/situs operator.

b. Melakukan langkah-langkah teknis agar layanan intenret di tempat-tempat obyek vital semaksimal mungkin tetap dapat terjaga dengan baik. Obyek vital dimaksud meliputi antara lain rumah-rumah sakit, pemadam kebakaran, layanan ambulance, SAR, Stasiun BMKG, Instalasi TNI dan POLRI, BPBD.

c. Operator telekomunikasi akan berupaya agar pelaksanaan penutupan dan penghidupan kembali layanan internet, dapat dilaksanakan dalam koridor waktu selama 24 (dua puluh empat) jam.

d. Sehubung dengan hal tersebut di atas, Opertor telekomunikasi seluler penyedia layanan internet mengimbau kepada masyarakat yang berada di Provinsi Bali untuk menggunakan layanan akses internet secara lebih bijaksana sehingga ketenangan ibadah, kekhusukan, serta kesakralan Hari Raya Nyepi bagi Umat Hindu di Bali dapat tetap terpelihara dengan baik dan lancar.

3. Demikian kami sampaikan, atas perhatian yang diberikan kami ucapkan terima kasih.

Hormat Kami

Merza Fachys

Ketua Umum

Tembusan disampaikan kepada:

1. Yth. Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika

2. Yth. Ketua BRTI

3. Yth. Gubernur Bali

4. Yth Direksi Penyelenggara Telekomunikasi Seluler

 

(Din/Jek)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓