Tiongkok Bersiap untuk Misi Penerbangan Awak Pertama ke Bulan

Oleh Liputan6.com pada 16 Jul 2017, 08:01 WIB
Diperbarui 16 Jul 2017, 08:01 WIB
Bulan
Perbesar
Ilustrasi: misi pendaratan ke bulan (sumber: space.com)

Liputan6.com, Jakarta - Seolah kurang puas dengan pencapaian negaranya, Tiongkok sedang menyiapkan misi besar. Untuk pertama kalinya, mereka akan menerbangkan empat sukarelawan dari Universitas Beihang, Tiongkok ke bulan.

Keempat peserta ini adalah alumni Universitas Beihang. Mereka akan dikarantina selama 200 hari, dan tidak berinteraksi dengan dunia luar.

Seperti yang dilansir dari Tech Crunch, Minggu (16/7/2017), Tiongkok menjadi negara ketiga setelah Amerika Serikat dan Rusia yang pergi ke bulan. Pada Desember 2013, Tiongkok berhasil mendaratkan pesawat tanpa awak di bulan.

Kali ini, pemerintah Tiongkok sedang mengembangkan pesawat luar angkasa dengan awak yang diberi nama Yuegong-1 (istana bulan).

Yuegong-1 adalah bagian dari eksperimen Universitas Beihang yang dirilis sejak 10 Mei lalu. Berdasarkan laman resminya, mereka menekankan pentingnya keselamatan astronot.

“Sebagai salah satu eksperimen paling lama di dunia, eksperimen ini akan membantu pengembangan teknologi yang menjamin keselamatan astronot dalam eksplorasi luar angkasa.”

Yuegong-1 dilengkapi ruangan yang dapat digunakan para astronot untuk tinggal dan beraktivitas, serta dua modul untuk mengolah tumbuhan. Alasannya adalah feses manusia bisa diolah melalui proses fermentasi.

(Theofilus Ifan Sucipto/Ysl)

Tonton Video Menarik Berikut Ini:

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya