NASA Siap Menjelajah Atmosfer Matahari pada 2018

Oleh Corry Anestia pada 29 Mei 2017, 07:45 WIB
Diperbarui 29 Mei 2017, 07:45 WIB
NASA
Perbesar
Misi baru NASA mengirimkan pesawat luar angkasa ke atmosfer matahari. (Doc: NASA)

Liputan6.com, Jakarta - NASA berencana meluncurkan pesawat luar angkasa yang akan menuju atmosfer matahari. Seperti dikutip Tech Times, Senin (29/5/2017), misi tersebut diberi nama Solar Probe Plus atau SPP.

Menurut laporan, SPP adalah misi penelitian NASA dalam rangka memberikan wawasan tentang perilaku bintang-bintang dan informasi seputar cuaca luar angkasa. Pesawat SPP akan diluncurkan pada pertengahan 2018.

Adapun pesawat luar angkasa yang akan membawa misi ini dirancang untuk terbang dalam jarak empat juta mil dari matahari. Jarak tersebut hampir tujuh kali lebih dekat ke matahari daripada pesawat sebelumnya.

"Solar Probe Plus akan menukik hingga 4 juta mil dari permukaan matahari dan akan menghadapi panas dan radiasi yang tidak dialami pesawat antariksa sebelumnya," demikian pernyataan NASA.

Sebelumnya, NASA akan meluncurkan robot ke matahari untuk menganalisis aktivitasnya yang dianggap berbahaya dan dapat membahayakan kehidupan manusia di Bumi. Namun, NASA justru akan mengirimkan pesawat luar angkasa untuk meneliti cuaca luar angkasa dan bagaimana bintang-bintang bekerja 

"Misi ini akan memberikan wawasan tentang Matahari dan Bumi. Data ini akan menjadi kunci untuk memahami, dan mungkin, meramalkan cuaca luar angkasa," jelas NASA.

Menurut informasi, pesawat SPP terbuat dari perisai komposit karbon setebal 4,5 inci, yang akan melindungi seluruh peralatan teknologi yang ditempatkan di dalamnya. Pada titik terdekat dengan matahari, pesawat tersebut akan bergerak dengan kecepatan 450.000 mil per jam.

(Cas)