3 Alasan Mengapa Pengapalan Smartphone di Indonesia Meningkat

Oleh M Hidayat pada 28 Sep 2016, 16:35 WIB
Diperbarui 28 Sep 2016, 16:35 WIB
Smartphone
Perbesar
Smartphone (home.bt.com)

Liputan6.com, Jakarta - Diwartakan sebelumnya, perusahaan riset IDC mengungkapkan total pengiriman smartphone di Indonesia di kuartal II 2016 mengalami kenaikan 3 persen Year-on-Year (YoY) dan 22 persen Quarter-on-Quarter (QoQ). 

Adapun 5 vendor penguasa pasar smartphone Indonesia di rentang waktu tersebut adalah Samsung, Oppo, Asus, Advan, dan Lenovo. Sehubungan dengan kenaikan pengiriman smartphone di Indonesia, ada beberapa hal yang patut digarisbawahi yaitu sebagai berikut:

1. Permintaan di luar kota-kota besar makin kuat
Permintaan atas smartphone dengan spesifikasi lebih baik dari end-user yang tinggal di luar kota-kota besar Tier 1, seperti Denpasar, Makassar, dan Palembang makin kuat.

Peningkatan kegiatan pemasaran oleh vendor, disertai dengan keinginan penduduk setempat untuk mengganti smartphone mereka sebagai bagian dari perbaikan gaya hidup mereka, telah mendorong permintaan atas smartphone di kisaran harga US$ 100 sampai US$ 150 

2. Smartphone 4G murah
Smartphone 4G mengalami pertumbuhan 37 persen QoQ sehubungan dengan kegiatan ekspansi cakupan jaringan 4G operator seluler di seluruh wilayah Indonesia. Sebagian smartphone 4G dibanderol US$ 100, terutama yang merupakan produk dari vendor global dan Tiongkok seperti Samsung dan Lenovo.

Untuk bersaing, vendor lokal telah menambah model lini smartphone 4G mereka. Bahkan, di pasaran ada smartphone 4G besutan Advan dan Smartfren yang dibanderol kurang dari US$50.

3. Peningkatan kegiatan pemasaran oleh operator dan ritel elektronik
Ketika Ramadan, pengiriman smartphone melalui operator (bundling) dan ritel naik masing-masing 166 dan 71 persen QoQ. Operator menawarkan paket bundling dalam jumlah besar dengan paket data mereka sebagai bagian dari kampanye pemasaran mereka selama Ramadan, di mana lalu lintas data umumnya meningkat. 

Sementara itu, ritel elektronik juga meningkatkan kegiatan pemasaran mereka misalnya dengan menawarkan diskon lebih besar dan bundling akesori. Namun, ritel fisik masih menjadi saluran utama bagi end-user untuk membeli smartphone.

(Why/Isk)