Indosat Ooredoo Tunjuk Nokia Networks Perkuat Jaringan 4G

Oleh Corry Anestia pada 11 Des 2015, 14:16 WIB
Diperbarui 11 Des 2015, 14:16 WIB
Logo Baru Indosat Ooredoo
Perbesar
Indosat Ooredoo bertansformasi dengan nama dan logo baru. (Jeko Iqbal Reza/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Operator seluler, Indosat Ooredoo, telah resmi menunjuk Nokia Networks untuk memperkuat jaringan 4G-nya di Indonesia. Demikian hal ini diumumkan melalui siaran rilis kepada tim Tekno Liputan6.com, Jumat (11/12/2015).

Dalam kontrak kerja sama mereka, tim Global Services Nokia Networks menempatkan stasiun perangkat (BTS) 4G di beberapa kota besar di wilayah tertentu.

Nokia Networks juga menggabungkan (agregasi) dua carrier Indosat Ooredoo di spektrum 900 MHz dan 1.800 MHz. Hal ini dilakukan agar jaringan Indosat Ooredoo mampu menghasilkan kecepatan downlink hingga 150 Mbps kepada para pelanggannya di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan.

Alexander Rusli, President Director & CEO Indosat Ooredoo, mengatakan Nokia Networks memainkan peran penting dalam mewujudkan misi perusahaan utuk memberikan pengalaman mobile broadband terbaik.

"Kami sangat senang karena pembangunan jaringan rampung lebih cepat dari jadwal semula, sehingga memungkinkan kami untuk segera melakukan komersialisasi. Kami akan terus memperluas cakupan 4G di seluruh Indonesia agar dapat menghadirkan layanan data yang unggul," ujarnya.

Sementara, Achim Springmann, Head of Indosat Ooredoo Customer Team di Nokia Networks, menambahkan bahwa pihaknya semakin memperkuat hubungan dengan anak usaha Ooredoo melalui proyek ini. "Kami mengambil langkah penting untuk mewujudkan visi mereka," katanya.

Baca Juga

Adapun solusi yang disediakan Nokia Networks untuk Indosat Ooredoo antara lain: perencanaan jaringan dan optimasi, desain dan implementasi, hardware; radio akses Single RAN Advanced; software untuk mengagregasi carrier 4G di 900 MHz dan 1.800 MHz; dan virtualisasi OSS untuk memantau, mengomptimasi, dan terkonsolidasi LTE-A Indosat.

Kini, para pelanggan Indosat Ooredoo dapat menikmati berbagai layanan yang mengkonsumsi data besar, seperti streaming, game online, cloud storage, dan video conferencing.

(Cas/Isk)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya