Zuckerberg Ingin Semua Orang Terhubung Internet pada 2020

Oleh Mochamad Wahyu Hidayat pada 28 Sep 2015, 12:30 WIB
Diperbarui 28 Sep 2015, 12:30 WIB
Zuckerberg
Perbesar
Zuckerberg. Foto: Social Media Week

Liputan6.com, Jakarta - Di forum Persatuan Bangsa-bangsa (PBB), Sabtu lalu, Mark Zuckerberg mengatakan bahwa Facebook akan menjadi bagian dari kampanye baru untuk menghadirkan layanan internet bagi semua orang. Demikian dilansir dari Business Insider, Senin (28/9/2015).

Pentolan U2 Bono, aktris Charlize Theron, pendiri Microsoft Bill Gates, hingga pendiri Virgin Group Richard Branson juga menandatangani kampanye tersebut, yang disebut Deklarasi Konektivitas atau Connectivity Declaration.

Inisiatif ini merupakan bagian dari tujuan yang lebih besar untuk membantu mereka yang membutuhkan serta mengurangi kemiskinan global. Tulisan Bono dan Zuckerberg di The New York Times menjelaskan, mengapa mereka berpikir bahwa gagasan menghubungkan semua orang ke internet dapat membuat dunia menjadi lebih baik. Begini isi tulisan tersebut:

"Pada abad ini, pembangunan dan konektivitas global saling  berkaitan erat. Jika Anda ingin membantu memberi makan orang-orang, mengobati mereka, mendidik, dan mempekerjakan mereka di seluruh dunia, kita perlu menghubungkan dunia. Internet tidak boleh hanya dinikmati tiga miliar orang, seperti halnya hari ini. Internet harus dilihat sebagai kebutuhan untuk pengembangan, dan alat yang membuat hal-hal yang lebih besar menjadi mungkin."

Selain itu, Zuckerberg juga mengumumkan bahwa Facebook akan bekerja sama dengan PBB untuk membawa konektivitas internet ke kamp-kamp pengungsi dalam rangka membantu mereka yang membutuhkan bantuan akses internet dan menjaga hubungan dengan keluarga mereka.

Menghubungkan orang dengan akses internet sudah menjadi prioritas besar bagi pria yang memiliki total kekayaan US$ 42,5 juta tersebut. Awal tahun ini, Facebook meluncurkan sebuah program yang disebut Internet.org, yang memungkinkan orang-orang di negara berkembang mengakses situs-situs tertentu secara gratis. 

Meskipun inisiatif ini telah dikritik karena kekhawatiran mengenai netralitas internet, Zuckerberg mengatakan, intinya adalah membuat semua orang berkesempatan mengakses informasi penting secara online.

(Why/Cas/*)