Qiscus, Aplikasi Pesan Instan Untuk Perusahaan

Oleh Denny Mahardy pada 21 Apr 2015, 19:00 WIB
Diperbarui 21 Apr 2015, 19:00 WIB
Qiscus, Aplikasi Pesan Instan Untuk Perusahaan
Perbesar
Aplikasi ini memungkinkan para karyawan perusahaan untuk berkomunikasi terkait pekerjaan maupun urusan pribadi.

Liputan6.com, Jakarta - Layanan pesan instan kini telah menjadi sarana berkomunikasi yang sering digunakan di perangkat mobile, baik untuk urusan pribadi maupun urusan pekerjaan. Peluang ini pun dimanfaatkan oleh sekelompok anak muda dari Singapura dan Indonesia.

Mereka berinisiatif membuat sebuah platform pesan instan bernama Qiscus. Aplikasi ini ditujukan untuk kalangan bisnis, yang memungkinkan para karyawan perusahaan untuk berkomunikasi terkait pekerjaan maupun urusan pribadi.

Qiscus diakui mampu menghadirkan kemudahan bagi perusahaan, melihat kebutuhan dan keefektifan komunikasi yang dilakukan para karyawannya. Aplikasi pesan instan ini memiliki fitur Rooms agar para karyawan dapat menyesuaikan tema obrolan dengan sesama rekan kerjanya.

"Kita sediakan fitur Rooms dan penyesuaian tema yang dibutuhkan ketika berkomunikasi supaya lebih efektif. Di kelas korporat, perusahaan bisa mengecek efektivitas komunikasi karyawan yang aman melalui data tabel yang disajikan bagi admin," ungkap Amin Nordin, CEO dan Pendiri Qiscus.

Lebih lanjut, Amin mengaku platform pesan instan yang dibangunnya itu memiliki sifat teks-sentris supaya tak perlu memakan kapasitas besar. Walaupun demikian, Qiscus dilengkapi pula oleh fitur video call dan conference call agar lebih mudah sewaktu berkomunikasi bisnis.

Hingga saat ini, Qiscus telah dipakai lebih dari 250 perusahaan di Indonesia, Singapura dan Malaysia. Sedangkan jumlah akun pengguna Qiscus diklaim telah mencapai ribuan.

Indonesia dikaim tim Qiscus sebagai pasar potensial dalam memperluas pasar penggunanya. Potensi yang besar di pasar Indonesia membuat Qiscus tak ragu membuka kantor pemasaran di Indonesia yang berlokasi di kawasan Kuningan, Jakarta. Mereka akan menggarap perusahaan sektor perbankan, finansial dan migas yang dinilai membutuhkan aplikasi pesan instan skala bisnis.

(den/dew)