#SaveKPK Sedot Perhatian Dunia di Media Sosial

Oleh Andina Librianty pada 23 Jan 2015, 12:18 WIB
Diperbarui 24 Jan 2017, 06:09 WIB
#SaveKPK Sedot Perhatian Dunia di Media Sosial

Liputan6.com, Jakarta - Polemik yang terjadi di antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polisi Republik Indonesia (Polri) terus mengemuka, pasca penetapan calon Kapolri Komjen Pol Budi Gunawan ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi. Hal ini mengundang perhatian masyarakat, mulai dari media pemberitaan hingga media sosial.

Pantauan Liputan6.com, Jumat (23/1/2015), polemik KPK dan Polri menjadi perbincangan hangat di media sosial Twitter. Bahkan #SaveKPK dan Cicak vs Buaya bertengger di Worldwide Trends alias menjadi salah satu topik terhangat dunia saat ini di Twitter.

Tak hanya itu, topik terpopuler di Indonesia atau Indonesia Trends di Twitter didominasi dengan topik mengenai KPK dan Polri. Topik-topik tersebut adalah #SaveKPK, Cicak vs Buaya, #WhereAreYouJokowi, Bambang Widjojanto (Wakil Ketua KPK), #SAVEPOLRIKPK, Johan Budi, BW (Bambang Widjojanto) Ditangkap, dan Kasus 2010.

Seperti diketahui, belakangan perseteruan antara KPK dan Polri kian memanas. Salah satu yang terbaru adalah penangkapan Bambang pada pagi hari ini sekitar pukul 07.30 WIB.

Mabes Polri menetapkan Bambang sebagai tersangka terkait kasus keterangan palsu. Bambang dianggap memberikan atau menyuruh untuk memberikan keterangan palsu di sidang di Mahkamah Konstitusi (MK) pada 2010.

Berikut sejumlah kicauan pengguna Twitter terkait kisruh KPK dan Polri:

"Kasus 2010 yang dilaporkan pada 2015? jreeeeeeng .... (3)," tulis @ndorokakung.

"Dugaan kasus 2010, dilaporkan 2015, dan langsung ditindaklanjuti.. Hebat benar yang kasih laporan.. #SaveKPK," ungkap @kiahaly.

Seruan #SaveKPK terus mengemuka di linimasa dunia maya. Pantauan Liputan6.com, banyak seruan untuk melawan korupsi di Indonesia.

Selain itu, berbagai gambar sebagai bentuk dukungan terhadap KPK juga membanjiri Twitter.

(din/dew)