Ini Video yang Sering Diakses Orang Indonesia via Ponsel

Oleh Dewi Widya Ningrum pada 24 Okt 2014, 15:10 WIB
Eropa Perbolehkan Penumpang Pakai Ponsel di Pesawat

Liputan6.com, Jakarta - Tren menonton konten televisi dan video sudah bergeser ke arah mobile. Bahkan menurut penelitian, orang Indonesia ternyata sudah aktif menonton konten televisi dan video melalui smartphone mereka setiap harinya.

Lalu, konten video apa yang paling sering diakses oleh orang Indonesia setiap harinya melalui smartphone? Riset Ericsson ConsumerLab TV & Media 2014 mengungkapkan jawabannya. 

Dalam riset itu terungkap bahwa video yang paling sering diakses via ponsel pintar oleh orang Indonesia adalah video yang dibuat oleh pengguna lainnya. Secara rinci disebutkan bahwa 45% orang Indonesia mengakses konten video YouTube. Sedangkan konten video televisi berjadwal diakses sebanyak 43% dan konten video siaran langsung 37%.

Dalam penelitian ini juga terungkap bahwa orang Indonesia rata-rata menghabiskan waktu 6-7,5 jam dalam seminggu untuk menonton video dari perangkat smartphone dan tablet mereka. 

YouTube adalah layanan berbagi video yang paling banyak digunakan di Indonesia dengan prosentase 78% untuk on-demand TV dan menonton video secara streaming  atau mengunduh video.

Namun ada beberapa faktor penghalang untuk mengakses konten video dan televisi melalui perangkat mobile mereka. Hambatan itu adalah mahalnya biaya akses data saat menonton konten video dan televisi (48%), mahalnya biaya untuk membeli konten (46%) dan koneksi internet yang lambat untuk melakukan streaming konten video dan televisi (43%).

Terkait konten video dan televisi berbayar, orang Indonesia menginginkan banyak banyak hal saat membeli konten-konten berbayar. Antara lain, video harus berkualitas HD bahkan 4K UHDTV, Live TV yang eksklusif, film box office terbaru yang dapat langsung ditonton secara pribadi dan tidak ada iklan.

Orang Indonesia juga menginginkan konten-konten video dan televisi bisa dipersonalisasikan. Pengguna lebih suka untuk bisa memberikan rekomendasi konten yang relevan sesuai dengan kebiasaan menonton serta umur pengguna (46%), memberikan rekomendasi untuk menambah atau menghapus saluran (44%) serta memblokir dan menampilkan iklan yang spesifik (42%).

Live Streaming

Powered by
Tragedi Kabut Asap