Orang India Tak Bisa 'Hidup' Tanpa Internet

Oleh Andina Librianty pada 03 Okt 2014, 18:20 WIB
Diperbarui 13 Mar 2017, 10:31 WIB
Internet

Liputan6.com, Internet bagaikan candu. Ungkapan ini sepertinya tepat untuk menggambarkan pengguna internet (netter) di India, yang menurut laporan lebih dari setengahnya mengaku 'tidak bisa bertahan' lebih dari lima jam tanpa koneksi internet.

Menurut yang dilansir Telegraph, Jumat (3/10/2014), hal ini terungkap dalam sebuah survei dunia oleh Tata Communication, yang melibatkan 9.417 netter dari Prancis, Jerman, India, Singapura, Amerika Serikat (AS), dan Inggris.

Dari data ini diketahui bahwa sekira 14 persen netter India menghabiskan waktu 12 jam atau lebih dalam sehari untuk mengakses internet. Lebih tinggi dibandingkan Inggris yang berkisar 5 persen atau dua kali lipat dari rata-rata global.

Selain itu, para responden India juga memiliki tingkat Fear of Missing Out (FOMO) tertinggi, dengan persentase 82 persen. Sekira 46 persen mengaku menghabiskan enam jam atau lebih dalam sehari untuk mengakses internet, sedangkan rata-rata global 29 persen.

44 persen responden juga mengatakan bahwa mereka bisa bertahan tanpa akses internet selama 12 jam, dan ini terendah dibandingkan negara-negara lain yang disurvei.

Sementara itu, laki-laki India cenderung menghabiskan waktu lebih lama untuk online dibandingkan perempuan. Perempuan cenderung merasa 'cemas atau kehilangan' ketika tidak online.

Di sisi lain, India memiliki hubungan rumit dengan internet di masa lalu. Pada 2012, Pemerintah India memblokir lebih dari 300 laman web karena dinilai berisi materi 'penghasut'. Selain itu, India juga pernah mengancam memblokir Twitter.

Kendati demikian, India merupakan salah satu pasar berkembang yang paling cepat mengadopsi teknologi. Negara ini menjadi salah satu target pemasaran smartphone Firefox OS pertama, Intex Cloud FX, yang mulai dijual pada awal tahun ini.

Tag Terkait