Serangan Malware Mulai Hantui Pengguna Windows XP

Oleh Adhi Maulana pada 15 Apr 2014, 09:00 WIB
Diperbarui 15 Apr 2014, 09:00 WIB
Serangan Malware Mulai Hantui Pengguna Windows XP
Perbesar
Belakangan ini ramai bermunculan update software palsu untuk Windows XP di situs berbagai video YouTube.

Liputan6.com, Seperti yang telah diprediksikan sebelumnya, setelah tidak lagi didukung oleh Microsoft per 8 April 2014 kemarin, kini para pengguna PC yang masih mengadopsi Windows XP mulai menghadapai berbagai jenis serangan cyber.

Menurut yang dilansir laman Telegraph, Senin (14/4/2014), belakangan ini ramai bermunculan update software untuk Windows XP di situs berbagai video YouTube. Namun waspadalah, pasalnya update software tersebut adalah sebuah jebakan. Jika tautan video tersebut di-klik, maka PC pengguna akan langsung menmpilkan tampilan iklan digital. Dan bahayanya, PC juga akan secara otomatis mengunduh file berisi malware ataupun virus.

Selain via YouTube, hasil pantauan juga menunjukkan banyaknya modus kejahatan cyber yang menyasar para pengguna Windows XP dengan meminta survei berisi berbagai data pribadi. Nantinya data pribadi itu akan dimanfaatkan untuk mengirim serangan spam pada PC pengguna.

Sistem operasi lawas Windows XP sendiri per 8 April 2014 kemarin telah secara resmi dinyatakan 'kadaluwarsa' oleh Microsoft. Produsen software terbesar di dunia itu mengimbau para penggunanya untuk segera meng-update ke sistem operasi yang lebih baru, yaitu Windows 7, 8 dan 8.1.

Namun menurut data yang dimiliki Net Market Share, hingga bulan Maret 2014 kemarin, jumlah pengguna sistem operasi PC berumur 13 tahun itu di berbagai penjuru dunia terdeteksi masih cukup masif. Diperkirakan sistem operasi yang telah beroperasi sejak 2001 silam itu masih menguasai 27,69% market share sistem operasi PC global.

Konsentrasi terbesar pengguna Windows XP sendiri disinyalir berada di wilayah Asia. Menurut yang dilansir laman Softpedia, Windows XP masih memiliki basis pengguna yang cukup besar di Korsel. Diungkapkan sekitar 18% dari seluruh PC yang ada di Korsel berjalan di atas Windows XP.

Sebelumnya hasil survei StatCounter juga menunjukkan bahwa Windows XP masih digunakan oleh lebih dari 50% atau tepatnya hampir 60% pengguna komputer di China. Sedangkan di Korea Utara, Windows XP masih diadopsi oleh 60,44% dari total seluruh pengguna PC.