Informasi Profil
NamaSyahrul Yasin Limpo
Tempat LahirMakassar, Sulawesi Selatan
Tanggal Lahir16 Maret 1955
KebangsaanIndonesia
Pasangandrg. Hj. Ayunsri Harahap
AnakIndira Chunda Thita Syahrul Putri, Kemal Redindo Syahrul Putra, Alm. Rinra Sujiwa Syahrul Putra
AlmamaterUniversitas Hasanuddin
ProfesiPolitisi
AgamaIslam
Partai Politik
PDI-Perjuangan2008
Golkar1994-2008, 2013-sekarang
Karir
Bupati Gowa1994-2002
Wakil Gubernur Sulawesi SelatanJanuari 2003 - Januari 2008
Gubernur Sulawesi Selatan ke-7Sejak 8 April 2008

Syahrul Yasin Limpo ialah Gubernur untuk wilayah Sulawesi Selatan. Ia lahir di Makassar, Sulawesi Selatan pada 16 Maret 1955. Yasin Limpo, begitu ia akrab disapa, merupakan Gubernur Sulawesi Selatan Ke-7 dengan masa jabatan sejak 8 April 2008. Sebelumnya, Yasin Limpo pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Sulawesi Selatan pada Januari 2003 - Januari 2008 dan Bupati Gowa pada tahun 1994 hingga 2002. Ia menjabat sebagai Bupati Gowa selama dua periode.

Yasin Limpo bersama Agus Arifin Nu'mang dikenal memiliki Tagline "Sayang", yang tidak lain berarti merupakan singkatan dari Syahrul Yasin Limpo & Agus Arifin Nu'mang). Sebagai pemimpin, ia mengusung konsep pendidikan gratis dan kesehatan gratis. Yasin Limpo pun sukses merealisasikan hal tersebut. Ia membuat kebijakan terhadap pendidikan gratis hingga tingkat SMA untuk Kabupaten Gowa dan daerah lainnya. Selain itu, pemerintahannya juga menggratiskan biaya kesehatan dengan menunjukkan fotokopi KTP dan Kartu Keluarga.

100 WNI Dipulangkan dari Filipina Akan Disambut Gubernur Sulsel


Sebanyak 100 WNI yang ditahan di Filipina karena paspor palsu untuk beribadah haji asal Sulawesi Selatan dipulangkan melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, hari ini. Mereka akan disambut langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo. "Rencananya demikian. Gubernur Sulsel Bapak Syahrul yang langsung menyambut mereka di sini," kata Humas Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Turrah melalui pesan singkat di Makassar, Minggu (4/9/2016). Dari 177 orang, akan ada sembilan WNI yang tetap berada di Filipina sementara 168 lain kembali ke Indonesia. Kesembilan orang itu ditinggal untuk membantu proses investigasi.

Gubernur Sulsel: RI Telat Bangun Kereta Trans Sulawesi


Salah satu syarat menjadi negara maju adalah infrastruktur yang mendukung. Sayangnya, Indonesia agak terlambat membangun infrastruktur, terutama untuk daerah di luar Jawa. Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Syahrul Yasin Limpo mengatakan, Indonesia termasuk negara yang tertinggal dalam membangun infrastruktur kereta api. Padahal, jalur rel kereta api yang saling terkoneksi akan mendongkrak perekonomian nasional, seperti strategi Amerika Serikat (AS) ketika mulai membangun perekonomiannya.

"Kalau ada infrastruktur kereta api di seluruh wilayah Indonesia, pasti ekonomi kita meningkat. AS saja terbangun di awal dengan kereta api, dan kita terlambat untuk membangunnya." kata Limpo saat ditemui di kantor BKPM Pusat, Jakarta, Senin (30/5/2016). Dirinya mengatakan, Indonesia seharusnya mampu merealisasikan pembangunan jalur kereta api, termasuk Trans Sulawesi Tahap I, rute Makassar sampai Pare-Pare sejak 20-30 tahun silam. Proyek tersebut rencananya beroperasi mulai 2018.