Informasi Klub
NamaQueens Park Rangers Football Club
Tahun berdiri1886
MarkasLoftus Road Stadium
JulukanThe Hoops, The Rs
Warna kaosPutih-biru
ManufakturNike
Sponsor seragamAir Asia
ManajerJimmy Floyd Hasselbaink
Football League Championship 2015-16
Peringkat12

Queens Park Rangers atau QPR merupakan tim sepak bola profesional yang berasal dari Inggris. Tim yang menduduki peringkat ke-12 dalam Football League Championship musim 2015-16 ini bermarkas di Loftus Road Stadium.

Didirikan tahun 1886, QPR adalah gabungan dari Christchurch Rangers dan St. Judes Institute. Berjersey putih-biru, saat ini status QPR dimiliki oleh Tune Group dengan memegang saham sebesar 66% dan Lakshmi Mittal 33%.

Dalam perjalanan karirnya sebagai tim sepak bola profesional, QPR sudah mengantongi beberapa prestasi, seperti menjuarai Football League Championship tahun 1982-83 dan 2010-11, dan menjadi runner-up dalam FA Cup tahun 1981-82.

Bintang QPR Pasrah Timnya Terdegradasi

Bintang Queens Park Rangers (QPR) Joey Barton menilai timnya pantas terdegradasi dari Liga Premier Inggris. Menurutnya, QPR tidak menunjukkan performa baik sejak awal musim 2014-15.

"Sangat hancur bagi semua orang yang terkait dengan klub ini. Hari ini sangat memalukan, tapi memang tim ini belum bagus sejak Juli lalu," ujar Barton seperti dilansir Sportsmole, Senin (11/5/2015).

 

Dapat Untung dari Transfer Sterling ke City

Liverpool sudah mencapai kesepakatan dengan Manchester City terkait proses transfer Raheem Sterling. Akan tetapi ternyata bukan hanya The Reds yang diuntungkan dari hasil penjualan Sterling, melainkan Queens Park Rangers.

The Citizens rela menggelontorkan dana sebesar 49 juta pounds atau Rp 1 triliun untuk merekrut pemain asal Inggris tersebut. Hal ini berarti QPR akan mendapatkan dana sebesar 8,9 juta pounds atau Rp 183 miliar.

Seperti dilansir Mirror (13/7), dana 8,9 juta pounds untuk QPR adalah bagian dari kesepakatan transfer antara The Reds dan QPR di masa lalu. Liverpool memboyong Sterling dari QPR pada 2010 lalu seharga 500 ribu pounds dengan perjanjian The Reds harus membagi hasil 20 persen dari keuntungan penjualan Sterling.