Seni Membatik di Atas Kopi ala UMKM Probolinggo, Kuncinya Imajinasi Harus Kuat

Oleh Hermawan Arifianto pada 04 Okt 2022, 14:08 WIB
Diperbarui 04 Okt 2022, 14:08 WIB
Proses pelatihan membatik diatas kopi oeh Pelaku UMKM di Probolinggo (Istimewa)
Perbesar
Proses pelatihan membatik diatas kopi oeh Pelaku UMKM di Probolinggo (Istimewa)

 

Liputan6.com, Probolinggo UMKM Batik Manggur Kota Probolinggo menggelar pelatihan membatik di atas segelas kopi untuk meramaikan Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober 2022. Pelatihan disambut antusias warga.

Pemilik Batik Manggur Siti Malikha menyatakan, pelatihan ini  bertujuan untuk merubah kesan membatik itu sulit dan membosankan.

“Karena tidak semua orang memahami batik, kadang kesannya mau belajar batik itu sulit, sehingga tidak tertarik. Jadi supaya teman-teman ini bisa tertarik, kami membatiknya tidak cuma di kain, bisa melukis di kopi, terutama untuk pecinta kopi,” jelas Siti Malikha. Senin (3/10/2022)

Proses membatik di kopi ini harus menggunakan kopi jenis latte. Yakni kopi hitam yang dicampur dengan susu dengan lapisan busa susu/foam diatasnya. Selanjutnya, motif, gambar atau pola dilukis menggunakan bantuan pensil kopi di atas lapisan foam. Sehingga didapatkan sebuah gambar dengan gradasi warna putih dari foam dan warna coklat dari kopi.

Barista (peracik kopi) dari Aphrodite Coffee Turkish Daryl Alifian menyatakan, kunci dari proses membatik di atas kopi ini adalah imajinasi dari pembuatnya.

“Sebenarnya itu fokus sama imajinasinya harus dikuatin lagi, karena sering referensi lihat-lihat di media sosial itu juga bisa untuk gambar batik yang ada di kopinya itu nanti," kata Daryl.

Dalam pelatihan membatik di atas kopi ini, dirinya mengajarkan motif gambar-gambar sederhana kepada peserta pemula itu.

“Sementara ini masih gambar yang pemula banget, seperti gambar kucing, anjing, sama rata-rata beruang juga bisa,” terang Daryl.

Salah satu peserta pelatihan, Husnul turut membuktikan bahwa membatik di atas kopi itu bisa dilakukan.

“Namanya belajar, susah-susah gampang, ternyata membatik di atas kopi itu memang bisa, bukan hanya di kain saja,” kata Husnul yang saat itu fokus berlatih menggambar motif kucing.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Media Kain

Pelatihan Batik diatas kopi oleh pelaku UMKM Probolinggo (Istimewa)
Perbesar
Pelatihan Batik diatas kopi oleh pelaku UMKM Probolinggo (Istimewa)

Selain membatik di atas kopi, pelaksana acara juga menyertakan pelatihan membatik menggunakan media kain. Dengan pilihan teknik membatik cap, teknik batik Ecoprint dan batik Sibori.

Agenda pelatihan ini juga sekaligus mempromosikan kampanye persahabatan global yang diikuti oleh Kota Probolinggo pada ajang We Love Cities.

Pelatihan batik di hari Batik Nasional sebagai upaya melestarikan batik motif kearifan lokal agar terus dipakai dan dicintai pemakainya. Hal tersebut diungkapkan oleh Siti Malikha di sela-sela pelatihan.

"Untuk melestarikan budaya ini, semua teman-teman lebih semangat untuk membatik dan juga untuk memakai hasil produk daerah sendiri, yakni batik khas Kota Probolinggo,” ungkap Siti Malikha.

 

Infografis Penetapan Batik Sebagai Warisan Dunia UNESCO
Perbesar
Infografis Penetapan Batik Sebagai Warisan Dunia UNESCO. (Liputan6.com/Triyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya