Petani Jember Sodorkan 4 Tuntutan di Hari Tani Nasional, Begini Respons Bupati Hendy

Oleh Hermawan Arifianto pada 29 Sep 2022, 00:07 WIB
Diperbarui 29 Sep 2022, 00:07 WIB
Bupati Jember Hendy Siswanto saat peringatan Hari Tani Nasional. (Istimewa).
Perbesar
Bupati Jember Hendy Siswanto saat peringatan Hari Tani Nasional. (Istimewa).

Liputan6.com, Jember - Ratusan petani yang tergabung dalam Serikat Tani Nasional (Sekti) Jember berkumpul di depan Kantor Pemkab Jember, mereka melangsungkan tasyakuran Hari Tani Nasional.

Para petani menyampaikan aspirasi kepada Bupati Jember Hendy Siswanto untuk menegakkan konstitusi agraria dan jalankan reforma agraria sejati.

Sedikitnya ada empat poin penting dalam aspirasi para petani yang disampaikan. Pertama, kriminalisasi petani, kedua penegakan konstitusi agraria, ketiga sengketa dan keempat konflik agraria.

Menjawab aspirasi tersebut, Bupati Jember Hendy Siswanto menegaskan dirinya siap memperjuangkan aspirasi para petani. Menurutnya, petani adalah pahlawan pangan Indonesia.

“Tak ada petani, tidak makan semua kita ini,” tegas Hendy Siswanto, Rabu (28/9/2022).

Ia mengaku saat ini menakhodai Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) supaya dapat mengawal langsung aspirasi petani akan reforma agraria di Jember.

Dia meminta para petani untuk menyediakan data yang lengkap untuk keperluan reforma agraria, tidak kurang dan tidak ditambah-tambahi.

Selain itu, Hendy juga menyampaikan bahwa saat ini pemerintah pusat sedang mengarahkan petani untuk beralih ke pupuk organik.

"Pupuk kimia memang dikurangi dari pusat, pemerintah pusat menginginkan para petani kembali ke pupuk organik supaya unsur hara tanah kembali pulih, kalau pakai kimia terus bisa rusak tanah kita,” kata Hendy.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Bangun Pabrik Pupuk

Ia juga mengumumkan pada 2023 Pemkab Jember akan membangun pabrik pupuk sendiri supaya para petani Jember lebih makmur dan sejahtera. Pabrik pupuk yang dimaksud ialah pabrik pupuk organik dengan memanfaatkan kotoran sapi dan kambing milik warga Kabupaten Jember.

“Dengan punya pabrik pupuk sendiri maka harganya akan lebih murah,” pungkasnya.

Pencurian Uang Elektronik
Perbesar
Infografis pencurian uang elektronik (Liputan6.com/Triyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya