Dikira Pingsan, Warga Bali Meninggal Mendadak di Depan MPP Banyuwangi

Oleh Hermawan Arifianto pada 28 Sep 2022, 11:03 WIB
Diperbarui 28 Sep 2022, 11:03 WIB
I Wayan Junaedi warga Bali yang meninggal dunia di depan Mal Pelayanan Publik Banyuwangi berada di Kamar Mayat RSUD Blambangan Banyuwangi. (Istimewa)
Perbesar
I Wayan Junaedi warga Bali yang meninggal dunia di depan Mal Pelayanan Publik Banyuwangi berada di Kamar Mayat RSUD Blambangan Banyuwangi. (Istimewa)

Liputan6.com, Banyuwangi - I Wayan Junaedi (49), warga Banjar Cengolo Tabanan, Bali, mendadak tidak sadarkan diri di depan Mal Pelayanan Publik (MPP) Banyuwangi, Selasa (27/9/2022).

Kejadian ini membuat sejumlah warga di sekitar mal Pelayanan Publik panik dan berusaha memberikan pertolongan pertama.

Kapolsek Banyuwangi Kota AKP Kusmin mengatakan, korban tiba- tiba tidak sadarkan diri tersebut awalnya dikira pingsan. Namun, setelah dicek ternyata telah meninggal dunia.

“Korban langsung dibawa ke kamar mayat RSUD Blambangan Banyuwangi untuk penanganan lebih lanjut,’ujar AKP Kusmin.

Sebelum meninggal dunia korban sempat mengeluhkan dadanya sakit. Diduga korban terkena serangan jantung.

“Korban dari Jember hendak balik menuju Bali, terus dia istirahat di depan Mal Pelayanan Publik Banyuwangi karena dadanya terasa sesak dan sakit,”tambahya.

Wakasat Reskrim Polresta Banyuwangi Ipda Tatang Purwahadi mengatakan, Korban dari Jember bersama istrinya Ni Putu Roni Safitri (45). Kejadian tidak terduga ini membuat istri korban kaget karena suaminya meninggal dunia.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Istri Syok

"Sang istri masih sulit diajak komunikasi karena syok suaminya meninggal dunia secara mendadak,”ujar Tatang.

Ipda Tatang menegaskan bahwa I Wayan Junaedi meninggal dunia di depan Mal Pelayanan Publik tidak untuk mengurus perizinan maupun identitas kependudukan.

"Di sana korban hanya istirahat karena perjalanan jauh dari Jember, jadi tidak sebagai pengunjung mal untuk mengurus surat- surat perijinan," pungkasnya.

 

Infografis Diplomasi Lewat Jalur Kuliner
Perbesar
Diplomasi Lewat Jalur Kuliner (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya