Korban Meninggal Truk Fuso Maut di Banyuwangi Dapat Santunan Rp 50 Juta

Oleh Hermawan Arifianto pada 26 Sep 2022, 23:14 WIB
Diperbarui 26 Sep 2022, 23:14 WIB
Kepala Cabang Jasa Raharja Banyuwangi, Faizal Rachman (Hermawan Arifianto/Liputan6.com)
Perbesar
Kepala Cabang Jasa Raharja Banyuwangi, Faizal Rachman (Hermawan Arifianto/Liputan6.com)

Liputan6.com, Banyuwangi - Seluruh korban kecelekaan maut truk fuso di pertigaan lampu merah Sukowidi Banyuwangi mendapat santunan  dari Jasa Raharja.

Kepala Cabang Jasa Raharja Banyuwangi Faizal Rachman mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian dan pihak lainnya terkait pendataan korban kecelakaan tersebut.

"Semuanya dijamin oleh Jasa Raharja, apabila ada biaya perawatan di rumah sakit kita bantu sebesar Rp 20 juta, sedangkan yang meninggal dunia sebanyak Rp 50 juta," kata Faizal, Senin (26/9/2022).

Santunan akan diberikan kepada ahli waris korban dan akan diselesaikan secepatnya.

"Bila tidak halangan, hari ini atau besok kita selesaikan," pungkasnya.

Sebagai informasi, kecelakaan maut terjadi di lampu merah Sukowidi, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Minggu (25/9/2022) siang.

Dalam insiden itu, sebuah truk tangki mengangkut bahan bakar minyak (BBM) diduga mengalami rem blong menabrak dua pengendara motor yang sedang berhenti di lampu merah, lalu menabrak pohon hingga terguling menimpa warung.

Insiden tersebut mengakibatkan empat orang tewas di tempat, yaitu sopir truk, p emilik warung, dan dua pengendara motor.

 

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Bawa Solar

Proses evakuasi truk terguling di kawasan lampu merah Sukowidi Banyuwangi. (Hermawan Arifianto/liputan6.com)
Perbesar
Proses evakuasi truk terguling di kawasan lampu merah Sukowidi Banyuwangi. (Hermawan Arifianto/liputan6.com)

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi Ipda Wahid Hasyim mengatakan, truk pembawa petaka bermula saat truk melaju dari arah barat menuju utara. Truk tersebut membawa muatan bahan bakar minyak jenis solar.

"Saat jalan menikung ke kiri truk tidak bisa menikung maksimal. Kemudian melaju kencang hingga akhirnya terguling dan menimpa bangunan warung. Dugaan sementara truk mengalami rem blong," kata Ipda Hasyim.

Infografis Pro-Kontra Rencana Kehadiran Putin di KTT G20 Bali. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis Pro-Kontra Rencana Kehadiran Putin di KTT G20 Bali. (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya