Truk Fuso Tewaskan 4 Orang di Banyuwangi Diduga Karena Rem Blong

Oleh Hermawan Arifianto pada 26 Sep 2022, 05:06 WIB
Diperbarui 26 Sep 2022, 05:06 WIB
Proses evakuasi truk terguling di kawasan lampu merah Sukowidi Banyuwangi. (Hermawan Arifianto/liputan6.com)
Perbesar
Proses evakuasi truk terguling di kawasan lampu merah Sukowidi Banyuwangi. (Hermawan Arifianto/liputan6.com)

 

Liputan6.com, Banyuwangi - Polisi melakuan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan truk bermuatan solar di Lampu Merah Sukowidi Banyuwangi, Minggu (25/9/2022).

Hasilnya empat orang dinyatakan meninggal dunia. Korban adalah sopir truk, pemilik warung, dan dua pengendara sepeda motor.

Identitas sopir truk berinisial K, warga Boyolangu Banyuwangi. Pemilik warung perempuan berinisial R, beralamat di Sukowidi Banyuwangi.

Sedangkan pengendara motor pria berinisial S beralamat di Kelurahan Klatak, Kalipuro dan pengendara motor ojek online berinisial DSA, beralamat di Perum Sobo Banyuwangi.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi Ipda Wahid Hasyim mengatakan, truk pembawa petaka bermula saat truk melaju dari arah barat menuju utara. Truk tersebut membawa muatan bahan bakar minyak jenis solar.

"Saat jalan menikung ke kiri truk tidak bisa menikung maksimal. Kemudian melaju kencang hingga akhirnya terguling dan menimpa bangunan warung. Dugaan sementara truk mengalami rem blong," kata Ipda Hasyim.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Evakuasi

Akibat kecelakaan itu 4 orang dinyatakan meninggal dunia. Para korban telah berhasil dievakuasi dan dibawa ke RSUD Blambangan.

"Evakuasi memakan waktu kurang lebih dua jam. Untuk truk telah dievakuasi juga dan dibawa ke kantor unit Gakkum Lantas Polresta Banyuwangi," pungkasnya.

infografis hari tani nasional
Perbesar
jumlah petani indonesia turun sejak tiga tahun terakhir (liputan6/yasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya