Babak Baru Anak Kiai Jombang, Istri Sebut Pelapor Sukai MSAT dan Panggil Sayang

Oleh Dian Kurniawan pada 13 Agu 2022, 10:04 WIB
Diperbarui 13 Agu 2022, 10:04 WIB
Durrotun Mahsunnah, istri terdakwa dugaan pencabulan anak kiai Jombang, Moch Subchi Azal Tsani saat memberi keterangan di Surabaya. (Dian Kurniawan/Liputan6.com)
Perbesar
Durrotun Mahsunnah, istri terdakwa dugaan pencabulan anak kiai Jombang, Moch Subchi Azal Tsani saat memberi keterangan di Surabaya. (Dian Kurniawan/Liputan6.com)

 

Liputan6.com, Surabaya - Durrotun Mahsunnah, istri terdakwa dugaan pencabulan anak kiai Jombang, Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) alias Bechi, buka suara terkait dengan kasus yang membelit suaminya.

Perempuan yang akrab disapa Sunnah ini menuntut pada pelapor atau yang mengaku sebagai saksi korban, agar jujur bicara yang sebenarnya. Sebab, dia mengaku tahu betul bahwa pelapor menyukai sang suami sudah sejak lama.

Ia juga mengetahui bagaimana pelapor ini berusaha mendekati sang suami melalui berbagai cara. Mulai merayu hingga berfoto selfie pun pernah dilakukan oleh pelapor.

"Saya tahu betul, sebetulnya, dia yang senang dengan suami saya. Dia yang berusaha mendekati suami saya dengan cerita, merayu lewat chatting, memanggil sayang, berkirim foto selfie," ujarnya di Surabaya, Jumat (12/8/2022).

"Karena saya melihat sendiri chatting itu. Memang pada kenyataannya, banyak perempuan yang mendekati suami saya. Berusaha merebut. Meskipun mereka tahu mas Bechi, sudah punya anak, kenapa seperti itu," tambah Sunnah.

Ia pun menyimpulkan, banyak perempuan yang salah mengartikan kebaikan MSAT. Sehingga, atas dasar berbagai fakta itu lah dirinya yakin tidak pernah terjadi kekerasan seksual seperti yang dituduhkan selama ini.

"Jadi banyak perempuan yang salah mengartikan kebaikan dia. Atas dasar, fakta-fakta itu, saya yakin tidak pernah terjadi pemerkosaan yang dituduhkan dalam dakwaan," ucapnya.

"Dalam hal ini, justru kami sebagai keluarga yang menjadi korban. Terutama mas Bechi, nama baiknya sudah dicemarkan. Karena beritanya sangat masif sekali," imbuh Sunnah.

Ia menuding, perkara ini muncul karena ada pihak-pihak tertentu yang sengaja memfitnah suaminya. Hal itu dilakukan oleh kelompok atau yang disebutnya sebagai gerombolan, tidak hanya sekali. Namun dihitungnya sudah berkali-kali.

"Sejak dulu, di internal kita ada gerombolan tertentu yang bolak balik, berkali-kali memfitnah mas Bechi. Sudah bukan hitungan satu atau dua kali. Fitnah itu sudah berkali-kali," ujarnya.

"Sebagian orang yang tahu duduk perkara ini, mereka lebih menilai kasusnya seperti sebagai pelakor yang gagal mendekati suami saya, terus dia itu bekerja sama dengan gerombolan fitnah itu, untuk membawa kasus ini ke ranah hukum," lanjut Sunnah.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Berharap Ada Keadilan

Sidang Anak Kiai Jombang
Perbesar
Sidang perdana kasusu pencabulan dan pemerkosaan santri di Jombang secara online (Foto: Liputan6.com/Istimewa)

Ibu empat orang anak ini menyatakan, selama ini dirinya hanya diam karena sedang mengandung anak ke empatnya. Ia mengaku sedang menjaga psikologis dan anak-anaknya menghadapi berbagai persoalan yang tengah membelit sang suami.

"Saya adalah Sunnah, istri dari Mas Bechi, kenapa baru saat ini baru berbicara di media. Karena saya baru saja melahirkan 1,5 bulan lalu, dan saya fokus jaga kesehatan kandungan saya," ucapnya.

Terkait dengan perkara ini, dirinya pun berharap ada keadilan untuk sang suami. Sebab, sebagai seorang ibu yang memiliki empat orang anak, kehadiran sang suami sangat dibutuhkan oleh mereka.

"Saya harap ada keadilan. Karena dia tidak pernah menyakiti orang lain. Dia tidak pernah merugikan orang lain. Dia selalu menyebar kebaikan pada masyarakat. Saya sangat berharap keadilan bisa didapatkan suami saya. Mungkin itu saja dari saya," ujar Sunnah.

Infografis: Deretan kasus kekerasan seksual di dunia pendidikan Tahun 2011 (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis: Deretan kasus kekerasan seksual di dunia pendidikan Tahun 2011 (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya