ASN Banyuwangi Borong Pangan Bergizi untuk Anak Stunting

Oleh Hermawan Arifianto pada 03 Agu 2022, 16:08 WIB
Diperbarui 03 Agu 2022, 16:08 WIB
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani  borong makannan Bergizi untuk anak stunting (Istimewa)
Perbesar
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani borong makannan Bergizi untuk anak stunting (Istimewa)

 

Liputan6.com, Banyuwangi - Sejumlah Aparatur Sipil Negera (ASN) di Banyuwangi dan berbagai komunitas itu memborong beragam produk pangan untuk membantu meningkatkan gizi anak stunting.

”Kita ingin menjadikan gerakan belanja ini sekaligus sebagai upaya gotong royong penanganan stunting, termasuk kita bantu ibu hamil berisiko tinggi. Nanti hasilnya didonasikan untuk penanganan stunting. Kita sudah punya data detail, by name, by address, di setiap wilayah garapan Puskesmas. Nanti disalurkan di sana,” ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Selasa (2/8/2022).

Sejumlah kebutuhan gizi anak seperti susu, telur, kacang hijau, biskuit bayi, protein hewani, sayur, dan lainnya akan diborong. ”Kita utamakan pangan lokal, jangan hanya produksi pabrikan,” ujar Ipuk.

Dia menambahkan, hasil dari gerakan belanja ini langsung didistribusikan ke ribuan anak yang telah terdata. ”Termasuk kita tujukan ke anak-anak yatim piatu yang berpotensi mengalami stunting," kata Ipuk.

Di Banyuwangi, terang Ipuk, penanganan stunting dilakukan keroyokan secara bergotong royong. Tidak hanya menjadi tugas Puskesmas dan Dinas Kesehatan, melainkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga ikut terlibat.

"Penyebab stunting bukan hanya masalah kesehatan, bisa juga karena faktor lingkungan dan banyak lainnya. Maka penanganannya pun tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Semua OPD harus bergerak bersama," tegas Ipuk.

Dalam penanganan stunting, Banyuwangi telah mengidentifikasi data by name, by address, berikut faktor resikonya. Setelah dilakukan identifikasi, penanganan dilakukan secara gotong royong lintas sektoral. Misalnya karena faktor ekonomi, anak nelayan miskin mengalami mal nutrisi sehingga terindikasi stunting.

"Selain anak akan rutin diberikan makanan dan vitamin tambahan, orang tuanya juga diintervensi untuk peningkatan ekonominya," pungkas Ipuk.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Banyuwangi Tanggap Stunting

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani  borong makannan Bergizi untuk anak stunting (Istimewa)
Perbesar
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani borong makannan Bergizi untuk anak stunting (Istimewa)

Plt Kepala Dinas Kesehatan Amir Hidayat mengatakan, untuk percepatan penurunan dan penanganan stunting, Pemkab Banyuwangi telah meluncurkan program "Banyuwangi Tanggap Stunting (BTS)". Dalam program BTS, terdapat 5 langkah.

“Di antaranya adalah identifikasi balita stunting (by name, by adress/coordinat, by problem); lalu perbaiki problem faktor penyebab stunting, misalnya masalah ekonomi, kondisi kesehatan, gizi, dan lainnya,” ujarnya.

 

Infografis Stunting, Ancaman Hilangnya Satu Generasi
Perbesar
Infografis Stunting, Ancaman Hilangnya Satu Generasi. (Liputan6.com/Triyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya