Jenderal Dudung Tepati Janji, Adik Sertu Eka yang Gugur di Papua Lolos Taruna Akmil

Oleh Dian Kurniawan pada 26 Jul 2022, 19:16 WIB
Diperbarui 26 Jul 2022, 19:16 WIB
Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jendral Dudung Abdurachman memberikan perhatian kepada keluarga almarhum Sertu Eka dan istri yang tewas di Papua. (Dian Kurniawan/Liputan6.com)
Perbesar
Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jendral Dudung Abdurachman memberikan perhatian kepada keluarga almarhum Sertu Eka dan istri yang tewas di Papua. (Dian Kurniawan/Liputan6.com)

Liputan6.com, Sidoarjo - Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jendral Dudung Abdurachman menepati janjinya untuk wujudkan impian adik almarhum Sertu Eka lolos pendaftaran Taruna Akademi Militer (Akmil).

Aldi Nurika Yudha, adik dari almarhum Sertu Eka Handriyanto Hasugian prajurit TNI AD yang gugur di tembak orang tak dikenal (OTK) di Papua beberapa bulan lalu, akhirnya lolos Taruna Akmil.

Sang Ayah, Serda Muh Aris tak kuasa menahan haru ketika mendampingi Aldi Nurika Yudha lolos dalam pengumuman Penilaian Panitia Penentu Akhir (Pantukhir) pada Minggu 24 Juli 2022.

Ia mengungkapkan terima kasih atas perhatian Jenderal Dudung terhadap keluarganya

"Saya bersama keluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada Kepala Staf Angkatan Darat Bapak Jenderal Dudung Abdurachman atas izin Allah SWT telah memberikan perhatiannya terhadap keluarga kami," katanya, Selasa (26/7/2022).

Aris menyampaikan, sejak awal sang adik Sertu Eka, Aldi Nurika Yudha memang sudah tertarik mengikuti jejak sang kakak. Ia berharap apa yang dicita-citakan putra keduanya ini menjadi berkah bagi keluarga dan menjadi kebanggaan almarhum kakaknya.

Diketahui, TNI Angkatan Darat Sertu Eka Andrianto Hasugian (28) dan istrinya, Sri Lestari Indah Putri (33) menjadi korban pembunuhan oleh Orang Tak Dikenal (OTK) di Elelim, Papua.

Prajurit TNI Sertu Eka merupakan anggota Babinsa Koramil 1702-07/Kurulu. Sementara sang istri adalah salah satu tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas sebagai Bidan di Puskesmas Elim Dinas Kesehatan Kabupaten Yalimo, Papua.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Tanggung Anak Korban

Dalam penyerangan itu anak kedua korban yang masih balita juga terluka. Jari tangannya dipotong oleh pelaku. Insiden tersebut menjadi perhatian khusus Jenderal Dudung Abdurachman.

Pihaknya meminta kepada seluruh prajurit TNI AD yang tugas di daerah operasi untuk tidak ragu-ragu bertindak tegas terhadap pihak-pihak tertentu yang mengancam keselamatan pribadi maupun masyarakat sekitar.

Bahkan Jenderal Dudung berjanji akan menanggung biaya pendidikan dari kedua putra korban yang masih balita. Selain itu, Kasad Dudung juga berjanji akan menjadikan adik dari Sertu Eka menjadi Taruna Akademi Militer.

Infografis Penembakan 31 Pekerja di Papua
Perbesar
Infografis Penembakan 31 Pekerja di Papua. (Liputan6.com/Triyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya