Calon Haji Asal Lamongan Wafat di Madinah, Diduga Idap Penyakit Jantung

Oleh Liputan6.com pada 14 Jun 2022, 12:16 WIB
Diperbarui 14 Jun 2022, 12:16 WIB
FOTO: Jemaah Mulai Rangkaian Ibadah Haji 2021
Perbesar
Jemaah mengelilingi Kabah pada awal musim haji di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, Sabtu (17/7/2021). Jemaah haji melakukan tawaf dengan tetap menjaga jarak demi mengantisipasi penyebaran COVID-19. (FAYEZ NURELDINE/AFP)

 

 

Liputan6.com, Surabaya - Calon haji atas atas nama Bawuk binti Karso (58), asal Lamongan, yang tergabung dalam Embarkasi Surabaya meninggal dunia pada Senin (13/6/2022), saat dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah, Arab Saudi.

"Pasien meninggal karena punya penyakit jantung. Kronologinya, pasien diantar ke KKHI oleh suaminya dan ketua rombongan. Lalu kita cek kondisinya. Awalnya, pasien merasa sesak nafas," kata dokter spesialis jantung di KKHI Madinah dr. Muhaimin Manizu Hawi, dikutip dari Antara.

Muhaimin mengatakan, pasien mengidap penyakit jantung dan dari rekam medik diketahui bahwa pasien meninggal karena jantung irama berat.

Setelah diperiksa lebih lanjut dengan penanganan khusus, diagnosis sementara, pasien juga punya riwayat penyakit paru. Saat itu, kondisi pasien mulai memburuk. Karena pasien baru datang dari ziarah.

"Jelas karena kecapekan atau kelelahan," tambah Muhaimin.

Pasien kemudian diperiksa lebih lanjut di ruang IGD selama sekitar satu jam dan kondisi pasien kembali stabil. Selanjutnya, tim dokter melakukan observasi kondisi pasien selama delapan jam.

"Kondisi pasien membaik. Lalu diputuskan untuk pindah ke ruang biasa. Tidak lagi di ruang IGD. Pada hari kedua, usai salat subuh kondisi pasien sudah stabil dan sadar. Sempat makan. Namun, tiba-tiba pada pukul 08.30 WAS, pasien tidak sadarkan diri," kata Muhaimin.

 


3 Calon Haji Meninggal di Madinah

Tim dokter langsung menangani dan cek kondisi pasien sekitar satu jam, namun pada pukul 09.45 WAS pasien tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Almarhumah Bawuk binti Karso berangkat ke Tanah Suci bersama suaminya.

Hingga sembilan hari operasional haji 1443H/2022M tercatat tiga orang calon haji Indonesia meninggal dunia di Madinah, yaitu Suhati Rahmat Ali Binti H. Rahmat asal Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG) meninggal dunia setiba di Bandara Madinah dan Bangun Lubis Wahid dari Embarkasi Padang (PDG4) meninggal usai salat di Masjid Nabawi.

Infografis Syarat Jemaah Berangkat Haji 2022
Perbesar
Infografis Syarat Jemaah Berangkat Haji 2022 (Liputan6.com/Trie Yas)
Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya