Jusuf Kalla Resmikan Masjid Ramah Lingkungan Al Fattah di Tulungagung

Oleh Liputan6.com pada 30 Mar 2022, 08:00 WIB
Diperbarui 30 Mar 2022, 08:00 WIB
Gerakan Sejuta Masker dan Sabun Antiseptik Cegah Virus Corona
Perbesar
Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla memberikan keterangan usai tanda tangan simbolis sejuta masker untuk tangkal Virus Corona COVID-19 di Jakarta, Selasa (25/2/2020). Gerakan pengadaan satu juta boks masker dan sabun antiseptik untuk persiapan apabila virus masuk ke Indonesia. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Tulungagung - Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla menyebut Masjid Al Fattah Tulungagung yang baru saja ia resmikan sebagai salah satu masjid yang terindah di Indonesia.

"Ini merupakan masjid yang indah di Indonesia,” katanya usai menandatangani prasasti di atas batu marmer besar serta melakukan pemotongan pita di depan pintu Masjid Al Fattah di Tulungagung, Selasa (29/3/2022), dilansir dari Antara.

Masjid Al Fattah sendiri berarsitektur modern yang didesain hemat energi dan ramah lingkungan di pusat Kota Tulungagung. Saat meresmikan masjid itu, Jusuf Kalla didampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, ketua PP Muhammadiyah dan jajaran Forkopimda setempat.

Menurut dia dinding masjid yang didominasi oleh kaca membuat pencahayaan pada siang hari cukup mengandalkan cahaya alami.

Bangunan masjid berantai tiga ini juga dilengkapi dengan ruangan berpendingin ruangan sehingga jamaah bisa betah berlama-lama melaksanakan ibadah di dalamnya.

Kemegahan masjid yang pembangunannya menghabiskan biaya Rp6 miliar lebih ini tampak dari bahan lantai yang menggunakan marmer terbaik dari India dan Italia. Sementara karpetnya didatangkan langsung dari Turki.

Pada bagian luar Masjid Al Fattah terdapat menara setinggi 40 meter berbentuk kotak, yang pada bagian puncak terpasang ornamen berbahan antikarat membentuk lafadz Allah pada empat sisinya.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan. 

 


Paskir Bawah Tanah

Tempat parkir masjid ini terletak di bawah tanah sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas.

“Semoga jamaah bisa meramaikan masjid dan memanfaatkan semaksimal mungkin untuk kegiatan ibadah dan sosial,” kata Jusuf Kalla seraya menambahkan umat Islam bisa berbondong-bondong ke masjid dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1443 Hijriyah.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, pemerintah membatasi pelaksanaan sholat taraweh lantaran masih dalam kondisi pandemi. Tahun ini kaum Muslim bisa melakukan sholat taraweh tanpa ada batasan.

“Tahun ini sudah bisa melaksanakan shalat tarawih seperti biasa, pemerintah tahun ini mengizinkan di masjid,” ujarnya.

Aturan pembatasan saf yang sebelumnya berjarak sekitar satu meter kini tidak ada lagi. Aturan saf diserahkan ke pengurus masjid masing-masing.

“Sesuai perintah imam masing-masing masjid saja,” demikian Jusuf Kalla.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya