Arek Surabaya Siap Rapikan Barisan Bara JP Jokowi Se-Dunia 

Oleh Dian Kurniawan pada 26 Sep 2021, 23:00 WIB
Diperbarui 26 Sep 2021, 23:00 WIB
Arek Surabaya, Gianto Wijaya terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) Barisan Relawan Jokowi Presiden/Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) periode 2021-2024
Perbesar
Arek Surabaya, Gianto Wijaya terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) Barisan Relawan Jokowi Presiden/Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) periode 2021-2024

Saksikan video pilihan berikut ini:

Arek Surabaya, Gianto Wijaya terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) Barisan Relawan Jokowi Presiden/Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) periode 2021-2024 secara aklamasi hasil Kongres Luar Biasa (KLB) di Surabaya, Minggu (26/9/2021) dini hari tadi. 

Mantan Ketua DPD Bara JP Jawa Timur ini menuturkan, sebenarnya dirinya tidak mencalonkan diri sebagai ketum, namun 13 DPD, 1 Badan Perwakilan Luar Negeri (BPLN), dan organisasi sayap, satu suara mencalonkan pria yang berlatar belakang pengusaha tersebut.

“Saya sebenarnya tidak mencalonkan diri menjadi ketua umum Bara JP. Di sini, Jawa Timur, ingin mewadahi teman-teman DPD lain untuk duduk bersama-sama, saling menyampaikan aspirasi, berbagi cerita, berbagi informasi,” tuturnya. 

Ia menyatakan tidak ada rencana mencalonkan diri menjadi ketua umum Bara JP dan menyerahkan kepada rekan-rekanny sidang untuk menentukan langkah.

“Tapi saya jelas bersikap tidak mencalonkan diri, saya hanya ingin organisasi ini utuh dan makin besar ke depannya,” kata Gianto.

Gianto menceritakan, pernyataan sikap yang telah disampaikannya tersebut ternyata tidak mendapat respons dari para pemilik suara yang hadir dalam KLB Surabaya. Mereka tetap bersikeras memintanya bersedia menjadi ketum. 

Lantaran tidak ada calon lain yang maju, lanjut Gianto, maka melalui persidangan yang berjalan sesuai AD/ART dan tata tertib (tatib) pemilihan ketum, dia akhirnya dipilih secara aklamasi.

"Saya akan secepatnya melakukan konsolidasi, mengatur kepengurusan, dan merangkul semua pengurus yang belum sepaham dengan KLB di Surabaya. Setelah semuanya satu barisan maka kami akan menghadap ke presiden," ucapnya. 

 

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya