Daerah di Jatim 100 Persen Masuk Zona Kuning Covid-19, Apa Indikasinya?

Oleh Dian Kurniawan pada 23 Sep 2021, 07:18 WIB
Diperbarui 23 Sep 2021, 12:24 WIB
Gubernur Jatim  Khofifah Indar Parawansa. (Dian Kurniawan/Liputan6.com)
Perbesar
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. (Dian Kurniawan/Liputan6.com)

Liputan6.com, Surabaya - Seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur (Jatim) yang berjumlah 38 dearah berstatus zona kuning atau resiko rendah penyebaran COVID-19.

"Alhamdulillah, 100 persen daerah di Jatim dinyatakan oleh Satgas COVID-19 Nasional masuk risiko rendah," ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Surabaya, Rabu (22/9/2021).

Capaian tersebut berdasarkan data yang diumumkan Satgas COVID-19 Nasional per 22 September 2021, dilansir dari Antara.

Sebagai informasi, peta zonasi risiko daerah dihitung berdasarkan indikator-indikator kesehatan masyarakat dengan menggunakan skoring dan pembobotan.

Indikator-indikator yang digunakan seperti indikator epidemiologi, indikator surveilans kesehatan masyarakat serta indikator pelayanan kesehatan.

Setiap indikator diberikan skoring dan pembobotan, lalu dijumlahkan yang hasil perhitungan dikategorisasi menjadi empat zona risiko, masing-masing risiko tinggi (zona merah), risiko sedang (zona oranye), risiko rendah (zona kuning), dan tidak berisiko (zona hijau).

Kendati seluruh kabupaten/kota di Jatim masuk zona kuning, Gubernur Khofifah mengingatkan kepada seluruh warga untuk tidak larut dalam euforia, kemudian lengah terhadap protokol kesehatan.

"Justru saat ini masyarakat harus patuh protokol kesehatan, tidak kendor dan segera lakukan vaksinasi," ucap orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan. 

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Capaian Vaksinasi Jatim

Gubernur Jatim  Khofifah Indar Parawansa meninjau vaksinasi di Sampang. (Dian Kurniawan/Liputan6.com)
Perbesar
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau vaksinasi di Sampang. (Dian Kurniawan/Liputan6.com)

Mantan Menteri Sosial itu berterima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah gerak cepat, bersinergi bersama dalam mencegah penyebaran COVID-19 di Jatim.

"Terima kasih kepada Forkopimda Jatim, TNI-Polri, pemkab/pemkot, tenaga kesehatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, media, sektor swasta dan seluruh elemen masyarakat di Jatim," tutur Khofifah.

Pada kesempatan sama, Gubernur perempuan pertama di Jatim itu menyampaikan total capaian vaksinasi sudah sebanyak 19.727.057 orang. Rinciannya, dosis pertama mencapai 12.891.110 orang dan dosis kedua sebanyak 6.835.947 orang.

"Terima kasih gotong royong dan sinerginya dari berbagai pihak sehingga capaian vaksinasi di Jatim sudah mencapai 19.727.057 orang. Insya-Allah percepatan vaksinasi terus kami lakukan," tambah Gubernur Khofifah.

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya