Armuji Targetkan Vaksinasi Kedua Sinovac di Surabaya Terpenuhi Agustus Ini

Oleh Liputan6.com pada 04 Agu 2021, 05:02 WIB
Diperbarui 04 Agu 2021, 05:02 WIB
FOTO: Klinik Vaksinasi COVID-19 Massal Darurat di Surabaya
Perbesar
Warga menerima vaksin virus corona COVID-19 Sinovac di klinik vaksinasi massal darurat di lapangan sepak bola di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (6/7/2021). Indonesia tengah memerangi gelombang infeksi baru yang belum pernah terjadi sebelumnya. (JUNI KRISWANTO/AFP)

Liputan6.com, Surabaya - Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menargetkan vaksinasi COVID-19 Sinovac dosis kedua yang sempat terhenti karena kehabisan stok, bisa terpenuhi pada Agustus ini. 

"Kami meminta percepatan distribusi vaksin untuk warga Surabaya," kata Armuji saat memimpin rapat koordinasi percepatan vaksin COVID-19 secara virtual di Surabaya, Selasa (3/8/2021) dikutip dari Antara.

Armuji mengatakan, target sasaran vaskinasi di Kota Surabaya sebanyak 2.218.121 sasaran. Berdasarkan data Ditjen P2P Kemenkes, Kota Surabaya menjadi 57 kabupaten/kota aglomerasi yang ditargetkan pada Agustus 2021 mencapai 70 persen.

Untuk itu, Armuji mendorong percepatan distribusi untuk Surabaya mengingat menurut data terbaru ada sekitar 705 ribu warga Surabaya yang saat ini menunggu vaksinasi dosis kedua jenis Sinovac.

Selain itu, Armuji juga berharap agar kalkulasi rentang waktu distribusi hingga penyuntikan vaksin bisa menjadi pertimbangan oleh Kemenkes untuk menjamin terbentuknya antibodi kepada warga sasaran vaksinasi.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

DPR Pantau

Anggota Komisi IX Bidang Kesehatan DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Abidin Fikri mengatakan, pihaknya akan terus memantau dan mengawal proses distribusi vaksin COVID-19 untuk Surabaya.

"Kami meminta agar kota-kota yang masuk dalam zona merah dipercepat proses distribusi vaksinnya supaya mencapai 70 persen di bulan Agustus," ujarnya.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya