Blusukan di Tuban, Risma Marahi Kadinsos soal Penyaluran Bansos

Oleh Ahmad Adirin pada 24 Jul 2021, 22:05 WIB
Diperbarui 24 Jul 2021, 23:18 WIB
Risma saat blusukan di Tuban. (Ahmad Adirin/Liputan6.com)
Perbesar
Risma saat blusukan di Tuban. (Ahmad Adirin/Liputan6.com)

Liputan6.com, Tuban - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini atau Risma blusukan mengecek penerima Bansos Sembako dari Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kelurahan Sendangharjo, Kecamatan Kota Tuban, Jawa Timur, Sabtu (24/7/2021).

Mantan Wali Kota Surabaya mengaku kecewa terhadap penyaluran program BPNT di wilayah Tuban. Termasuk, langsung memarahi Eko Julianto Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (P3A) Kabupaten Tuban.

Kemarahan Risma itu dipicu karena Kastini (57), salah satu penerima bansos sembako hanya mendapatkan bantuan dua bulan. Padahal, seharusnya warga miskin itu mendapatkan bansos sembako tiga bulan yakni Juli, Agustus, dan September 2021.

"Ini yang mau tak bongkar, kasihan mereka,” kata Mensos Risma ketika di kampung Sendangharjo, Tuban.

Pada dua bulan ini penerimaan manfaat dari program tersebut mendapatkan dua paket beras masing-masing seberat 15 kilogram beras premium. Kemudian mendapatkan telur setiap bulan senilai Rp 26 ribu, tahu dan tempe Rp 9 ribu.

Atas insidenn tersebut, Risma akan memberikan peringatan terkait penyaluran program BPNT di Tuban. Sebab, jatah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk tiga bulan tetapi baru disalurkan dua bulan.

“Nanti saya juga akan kasih peringatan, kenapa tiga bulan, kemudian ditahan hanya diberikan dua bulan,” tegas Risma.

Risma menegaskan penyaluran bansos sembako untuk dua bulan tersebut telah menyalahi aturan dan merugikan masyarakat di tengah Pandemi Covid-19. Terkait, proses hukum nantinya akan melihat perkembangan lebih lanjut.

“Saya kira lembaga hukum juga mendengar apa yang terjadi di lapangan, nanti kita lihat aja,” jelas Risma.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Bupati Janji Tindaklanjuti

Menanggapi hal itu, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menyatakan, akan langsung menindaklanjuti temuan tersebut. Diantaranya, akan evaluasi terkait penyaluran program BPNT tersebut.

“Saya baru dilantik pas satu bulan, segara akan saya evakuasi dan ditindaklanjut. Karena ini temuan yang langsung ditemukan oleh Bu Menteri sendiri,” ungkap Aditya Halindra Faridzky.

Sebelum meninjau penerimaan program BPNT, Risma didampingi Bupati Tuban Halindra bersama Forkompimda Tuban menyerahkan Bantuan Sosial Tunai (BST) bertempat di halaman Kantor Pos Tuban. Kegiatan tersebut menerapkan protokol kesehatan (Prokes) sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya